Rabu, 24 Oct 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Satu Pria Hamili Dua Perempuan Sekaligus, Satu di Antaranya Pelajar

Jumat, 12 Oct 2018 02:00 | editor : Mochamad Chariris

Polres Mojokerto saat menggelar pers rilis ungkap kasus pencabulan.

Polres Mojokerto saat menggelar pers rilis ungkap kasus pencabulan. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Polisi menemukan fakta baru di balik penahanan tersangka Basuki Ari Wibowo, 23, warga Dusun/Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto atas kasus pencabulan.

Selain diduga melakukan persetubuhan berulang kali terhadap anak di bawah umur, tersangka juga enggan untuk bertanggungjawab. Anehnya, dia justru memilih menikah dengan perempuan idaman lain (WIL).

Padahal, korban, AN, 17, diketahui telah berbadan dua. ’’Sekarang korban sudah hamil lima bulan,’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata di mapolres Selasa (9/10).

Dia mengungkapkan, selain melakukan persetubuhan terhadap AN, diam-diam tersangka juga menghamili WIl yang kini berstatus istri sah. ’’Anaknya juga sudah lahir,’’ tambahnya.

Nah karena sakit hati dan cemburu, AN yang sebelumnya berstatus pelajar tingkat SMK di Kabupaten Mojokerto akhirnya membuka aib kepada keluarganya.

Tidak terima dengan perlakukan Basuki, kasus itu lantas di laporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPAS) satreskrim April lalu. Tersangka ditangkap di rumahnya dan sudah dilakukan penahanan.

Dia dijerat polisi dengan pasal 76 huruf (d) juncto pasal 82 ayat 1 UU No 38 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. ’’Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Serta denda paling banyak Rp 5 miliar,’’ tandasnya.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikhin Fery menambahkan, dugaan persetubuhan ini dilakukan di kamar rumah tersangka. Kebetulan saat itu kondisi rumah sedang kosong setelah ditinggal orang tuanya bekerja.

Bahkan, lanjut Fery, perbuatan tersangka diduga tidak sekali saja, melainkan sudah berulang kali. ’’Kami mengamankan barang bukti satu potong baju, celana panjang, dan pakaian panjang,’’ tandasnya.

Sementara itu, Basuki mengaku memang sudah mengetahui kehamilan AN yang saat itu masih berstatus sebagai pelajar tingkat SMK di kawasan Pacet. ’’Saat itu memang saya sudah nikah dulu dengan istri saya sekarang. Dan sudah mempunyai anak satu usia tiga bulan,’’ ungkapnya lirih. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia