Rabu, 24 Oct 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Bursa Pencalonan Ketua Tanfidziyah Diramaikan Nama-Nama Baru

Sabtu, 06 Oct 2018 14:10 | editor : Mochamad Chariris

Peserta Konfercab PC NU Kabupaten Mojokerto membaca tata tertib pemilihan.

Peserta Konfercab PC NU Kabupaten Mojokerto membaca tata tertib pemilihan. (Moch. Chariris/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Di tengah kekhidmatan Konfercab PC NU Kabupaten Mojokerto, perlahan mulai bermunculan nama kader-kader NU disebut-sebut diusulkan sebagai calon dalam bursa pemilihan rais syuriah dan ketua tanfidziyah.

Beberapa nama-nama di antara yang bakal mewarnai prosesi pemilihan bahkan datang dari jajaran pengurus lama. Namun, ada pula sosok baru dikabarkan diusulkan langsung oleh Majelis Musyawarah Cabang (MWC).

Di antaranya, ada nama H. Mahsun Arif (sekretaris tanfidziyah), H. Nur Rohmad (wakil ketua tanfidziyah), H. Abdul Muchid (wakil ketua tanfidziyah) dan KH. Syaifuddin Zuhri (wakil ketua tanfidziyah).

Selain itu, terdapat dua nama lainnya tak kalah santer diusulkan turut meramaikan bursa pencalonan. Yakni, KH Abdul Adzim (ketua LD NU) dan H. Marzuki Nur (ketua MWC NU Ngoro).

Sedangkan, dalam pencalonan rais syuriah, kini mulai diperbincangkan di kalangan kader adalah KH. Mashul Ismail (katib PC NU), KH. Masrur Sa’dulloh (wakil rais syuriah), dan KH. Chusaini Ilyas (rais syuriah).

Ketua Panitia Konfercab NU Kabupaten Mojokerto KH. Syaifuddin Zuhri mengungkapkan, proses pemilihan ketua tanfidziyah tertuang dalam tata tertib. BAB VIII pasal 33 (a) tentang Pemilihan Pengurus Cabang, disebutkan, seorang calon dapat dinyatakan sah dicalonkan apabila mendapat dukungan selama proses penjaringan dengan mengantongi sekurang-kurangnya 99 suara.

Baik dari pengurus ranting, MWC atau pengurus harian cabang. Serta, dalam ayat (b) sudah pernah menjadi pengurus harian, lembaga, MWC atau badan otonom (banom). Dan, tidak sedang menjabat pengurus harian partai politik (parpol), maupun organisasi yang bertentengan dengan AD/ART NU.

”Dengan demikian kepentingan politik tidak akan masuk dalam arena konfercab,” paparnya. Dia menambahkan, peserta yang memiliki hak untuk mengusulkan dan memilih dari 329 ranting se-Kabupaten Mojokerto, 18 MWC dan satu perwakilan pengurus cabang. "Atau total keseluruhan ada sekitar 348 suara," tandasnya. 

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia