Kamis, 23 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

NU Gelar Konfercab, Memilih Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriah

06 Oktober 2018, 13: 11: 40 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ketua Rais Syuriah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Chusaini Ilyas saat membuka acara Konfercab.

Ketua Rais Syuriah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Chusaini Ilyas saat membuka acara Konfercab. (Moch. Chariris/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Mojokerto resmi dibuka dengan diawali iftitah oleh KH Chusaini Ilyas, Sabtu (6/10).

Mengangkat tema Meneguhkan NU sebagai Organisasi Mandiri dan Bermartabat, konfercab tersebut bagian dari mandat organisasi dalam menggerakkan roda organisasi dengan memilih dan menentukan kepengurusan baru sesuai Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Yakni, memilih ketua tanfidziyah dan rais syuriah baru sebagai nakhoda organisasi untuk masa khidmat lima tahun ke depan. ”Konfercab ini sebagai bentuk ikhtiyar PC NU menuju khusnul hidayah (petunjuk yang bagus) demi perubahan organisasi yang lebih baik,” ujar ketua panitia Konfercab PC NU Kabupaten Mojokerto, KH Syafuddin Zuhri.

Konfercab yang dijadwalkan selama satu hari ini diikuti oleh 850 lebih peserta aktif dan peserta nonaktif (tidak memiliki hak suara). Meliputi, dari pengurus cabang, 18 Majelis Musyawarah Cabang (MWC), 329 ranting, banom dan lembaga.

Acara diawali dengan iftitah oleh Ketua Rois Syuriah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Chusaini Ilyas. Nampak hadir di antara jajaran undangan adalah Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah (PW) NU Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar, para kiai dan pengasuh pesantren, undangan, dan 1.000 kader NU se-Kabupaten Mojokerto.

”Konfercab ini sebagai media awal bagi NU Kabupaten Mojokerto untuk merencanakan program dan kemandirian organisasi ke depan,” tambah pengasuh Pondok Pesantren Al Maaba, Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo tersebut.

Prosesi acara kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno, pernyataan demisioner dari jajaran pengurus PC NU masa khidmat 2013-2018, lalu berakhir dengan prosesi pemilihan lima orang Ahlul Halli wal Aqli (Ahwa) untuk menetapkan rais syuriah. Serta pemilihan Ketua Tanfidziah masa khidmat 2018-2023 sebagai acara puncak.

Sebelumnya KH Chusaini Ilyas mendapat mandat organisasi sebagai Rais Syuriah PC NU bersama KH Syihabul Irfan Arief sebagai Ketua Tanfidziyah. ”Kami berharap konfercab ini berjalan dengan penuh martabat dan khidmat, tanpa campur tangan dari pihak eksternal mana pun,” tambah wakil ketua PC NU ini. 

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia