Rabu, 24 Oct 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

TNI Gembleng Siswa Agar Tak Menjadi Generasi Penyebar Hoax

Kamis, 04 Oct 2018 22:10 | editor : Mochamad Chariris

Danrem 082 CPYJ, Kolonel Arm Budi Suswanto saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan dihadapan para siswa.

Danrem 082 CPYJ, Kolonel Arm Budi Suswanto saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan dihadapan para siswa. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Perkembangan berita bohong alias hoax diprediksi berekses negatif bagi generasi muda. Terlebih kini banyak bermunculan hoax yang menyinggung masalah kebangsaan.

Pemkot dan Korem 082 CPYJ Mojokerto menggembleng kalangan pelajar dengan wawasan kebangsaan. Salah satunya berguna menangkal perkembangan hoax.

Generasi muda khususnya kalangan pelajar mangsa empuk bagi berita hoax. Lantaran, mereka menjadi pengguna terbesar media sosial (medsos). Di mana, medsos merupakan ajang tempur bagi berita hoax yang merajalela.

Hal itu diprediksi bakal memberi dampak negatif bagi pelajar. Apalagi, kini hoax banyak yang menyinggung persoalan kebangsaan hingga upaya memecah belah persatuan dan kesatuan kehidupan.

Hal demikian yang kemudian menjadi titik balik Danrem 082 CPYJ, Kolonel Arm Budi Suswanto, untuk menggelorakan kembali wawasan kebangsaan di kalangan anak muda.

Pihaknya mengatakan, fondasi wawasan kebangsaan pelajar di Indonesia sebenarnya sudah cukup kuat. Sehingga, tinggal menanamkan jiwa nasionalisme dalam rangka menjaga NKRI.

’’Sebenarnya, fondasi yang kita miliki sudah kuat. Hanya saja, perlu digenjot lagi dengan sikap kita. Dengan menyampaikan kepada adik-adik tentang menanamkan nilai-nilai Pancasila,’’ katanya usai memberi wawasan kebangsaan kepada siswa SMA se-derajat di Hotel Raden Wijaya, Rabu (4/10).

Dijelaskan Danrem, penanaman jiwa nasionalisme, rasa cinta Tanah Air, persatuan dan kesatuan, ini sangat penting diberikan kepada pelajar. Itu agar mereka menjadi pribadi-pribadi yang cermat dalam menerima berita dan tidak mudah terprovokasi.

’’Kita ingin mereka tidak menjadi penyebar berita bohong alias hoax. Namun menjadi pribadi yang cermat dan cinta tanah NKRI,’’ tandasnya. Disampaikannya pula, generasi muda perlu digerojok informasi yang benar. Informasi yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Tak terkecuali terkait kegiatan pertahanan keamanan Negara. Pihaknya ketika penyampaian materi juga mencontohkan sejumlah alat-alat ketahanan Negara yang canggih. ’’Kami ingin rasa bangga mereka terhadap Tanah Air itu semakin berlipat-lipat,’’ tandas Danrem. 

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia