Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Sumur Mengering, Warga Mandi Pakai Air Galon

18 September 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Warga Tempuran, Kec. Dawarblandong, berebut air bersih yang dikirim BPBD Kabupaten Mojokerto.

Warga Tempuran, Kec. Dawarblandong, berebut air bersih yang dikirim BPBD Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Kekeringan yang melanda Kecamatan Dawarblandong makin meluas. Kali ini terjadi di Dusun Tempuran, Desa Simongagrok. Banyak sumur warga yang mengering.

Kepala Dusun (Kadus) Tempuran, Desa Simongagrok, Sukamto, mengatakan, kekeringan di Dusun Tempuran mulai terasa di musim kemarau ini. ’’Terutama di RT 1 dan RT 2. Sumur-sumur warga banyak yang kering,’’ kata Kamto. Belakangan, warga terpaksa harus membeli air galon untuk mandi.

’’Dari itu, bantuan kami ajukan untuk warga Dusun Tempuran,’’ katanya. Menyikapi itu, Kepala Seksi (Kasi) Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Suyoto, membenarkan, warga Tempuran mengajukan bantuan air bersih.

’’Kebetulan awalnya laporan ke Koramil. Koramil meluruskannya ke BPBD,’’ ujarnya. BPBD pun menindaklanjuti permintaan tersebut. Bantuan mulai diberikan sejak Sabtu (15/9). ’’Sabtu kita ditribusi. Minggu (16/9) 1 tangki. Hari ini (kemarin) 2 tangki. Yang 1 tangki dari BPBD sementara 1 tangki usaha dari desa dengan meminjam armada BPBD,’’ papar Suyoto.

Pengiriman bantuan air ini akan diberikan sampai kekeringan sumur warga teratasi. Pihak BPBD mengupayakan pengiriman di Dusun Tempuran ini setiap hari. Sambil menunggu APBD turun. ’’Sebenarnya, dana belum turun. Yang penting kita turun ke lapangan dulu,’’ katanya. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia