Rabu, 19 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

PSK Diciduk saat Asyik Layani Pelanggan di Warung

Kamis, 13 Sep 2018 09:00 | editor : Mochamad Chariris

Dua perempuan diduga PSK saat diamankan di Kantor Dinsos Kab. Mojokerto.

Dua perempuan diduga PSK saat diamankan di Kantor Dinsos Kab. Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto menjaring empat pekerja seks komersial (PSK) di dua lokasi warung remang-remang, Rabu (12/9) siang.

Penangkapan mereka diwarnai aksi kejar-kejaran lantaran para perempuan itu melarikan diri dari sergapan petugas. Aksi kejar-kejaran itu terlihat saat petugas melakukan penyisiran di sebuah warung di Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu.

Dua PSK yang sedang menunggu pelanggan di dalam warung tersebut berusaha kabur dari sergapan petugas. Petugas yang sudah mengepung warung langsung membawa keduanya dan dinaikkan ke kendaraan untuk dibawa ke kantor Dinsos, Jalan RA Basuni, Sooko.

Selain di kawasan Kecamatan Dlanggu, razia juga dilakukan di kawasan utara Sungai Brantas. Tepatnya di Ngrandu, Kecamatan Dawarblandong. Dua PSK berhasil diciduk petugas saat sedang melayani pelanggan di dalam kamar yang disediakan pemilik warung.

Pasca melakukan penyisiran di dua lokasi itu, petugas juga melakukan razia di warung-warung yang selama ini dikenal sebagai penyedia jasa PSK. Namun, saat petugas datang, beberapa warung tutup rapat.

Kepala Bidang Penanganan Korban dan advokasi, M. Nizar, mengatakan, razia PSK gabungan polisi dan TNI ini dilakukan untuk mengurangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Mojokerto. ’’Kita rutin melakukan razia untuk mengurangi PMKS,’’ ujarnya.

Menurutnya, empat PSK yang tertangkap, merupakan wajah-wajah baru yang belum pernah tertangkap petugas. ’’Mereka baru tertangkap. Dan masih kita assessment,’’ ungkap Nizar.

Pasca menjalani assessment, ungkapnya, petugas akan membawa empat PSK tersebut ke panti Rehabilitasi Sosial Provinsi Jawa Timur di Kediri untuk mendapatkan pelatihan selama enam bulan. Hingga kemarin petang, razia masih berlangsung di sejumlah lokasi. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia