Senin, 24 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Lifestyle

Tak Hanya Enak Dipandang, tapi Harus Berilmu

Rabu, 12 Sep 2018 18:00 | editor : Mochamad Chariris

Salah satu finalis Gus Yuk Kota Mojokerto.

Salah satu finalis Gus Yuk Kota Mojokerto. (Ahmad Basuni/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Sebanyak 20 finalis Gus Yuk mendapatkan pembinaan atau pembekalan materi tentang kepariwisataan.

Dengan keilmuan ini diharapkan kualitas finalis semakin meningkat. Kadisporabudpar Novi Rahardjo mengatakan, kepariwisataan akan menjadi modal para finalis saat terpilih menjadi duta wisata nanti.

Karena, mereka mengemban tugas mempromosikan wisata di kota Mojokerto ini. Pemilihan Duta Wisata merupakan agenda tahunan Disporabudpar yang menjadi salah satu langkah peningkatan SDM di bidang pariwisata.

’’Dengan kondisi alam yang tidak mendukung sektor pariwisata, maka inovasi dengan membuat objek wisata buatan dalam hal ini event dan festival merupakan langkah yang menjadi fokus dan perhatian kami. Ide dan konsep dari para finalis menjadi salah satu referensi,’’ tutur Novi.

Pihaknya menyambut baik kegiatan ini karena dapat meningkatkan SDM kota Mojokerto. Menurutnya, Gus Yuk ini tidak boleh hanya mengedepankan penampilan dan mengandalkan kecakapan. Tapi harus punya keahlian.

Menurutnya, tujuan diadakan kegiatan pembekalan ini agar  Gus Yuk Kota Mojokerto  2018 memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang kepramuwisataan.

"Diharapkan pramuwisata bisa memberi bimbingan dan penerangan tentang objek wisata serta membantu informasi yang dibutuhkan wisatawan,’’ katanya.

Novi berharap, agar generasi muda ini memiliki semangat hidup yang tinggi, bekerja keras, dan tidak boleh menyerah. ’’Jika ingin sukses tidak harus jadi PNS, tapi bisa jadi wiraswasta. Syaratnya harus ulet dan disiplin,” tuturnya.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia