Sabtu, 17 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Rekrutmen CPNS Dijatah 248 Pegawai, Didominasi Guru dan Medis

Selasa, 11 Sep 2018 11:00 | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Ist for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kuota rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagian besar berisi formasi tenaga kesehatan dan kependidikan.

Disebut-sebut, tahapan pun segera digelar menyusul pengumuman oleh pemerintah pusat. Kuota rekrutmen CPNS untuk Kota Mojokerto sebanyak 248 pegawai. Dari jumlah itu, banyak diisi formasi untuk tenaga kesehatan dan kependidikan.

Itu didasarkan kebutuhan pegawai yang diusulkan pemkot sebelumnya. Menurut informasi yang dihimpun, sebanyak 114 formasi diproyeksikan untuk tenaga kependidikan. Sedangkan, tenaga kesehatan sebanyak 125.

Sementara, 9 formasi lain untuk tenaga teknis, hukum, teknologi informasi, dan satu slot dari honorer kategori dua (K-2). Dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto Endri Agus Subianto, membenarkan.

Hanya saja, pihaknya menyebutkan ada pula formasi khusus untuk honorer K-2. ’’Total ada 248. Formasi khusus ada satu untuk tenaga honorer K-2,’’ jawabnya ketika dihubungi.

Disebutkannya, tenaga kesehatan dan kependidikan terbilang banyak dibutuhkan. Dalam usulan pengajuan CPNS lalu, kedua slot itu memang yang paling banyak diajukan. Hal itu didasarkan pula kondisi di lapangan di mana instansi kesehatan kekurangan tenaga pelayanan kesehatan.

Sedang, instansi kependidikan banyak kekurangan guru dan sederajat. Pihaknya mengaku tengah menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemprov maupun pusat. Lantaran, setelah pengumuman rekrutmen CPNS disusul dengan pemberian kuota yang disetujui pusat.

Lantas, dilanjutkan tahapan. ’’Jadwal disusun pemerintah pusat,’’ sambungnya. Dikatakannya pula, jadwal tahapan rekrutmen bakal disosialisasikan. Informasi tersebut sebenarnya juga telah diumumkan pemerintah pusat melalui laman khusus.

Seperti halnya pendaftaran bakal dibuka tak lama lagi. Disebut-sebut, pada tanggal 19 September mendatang bakal resmi dibuka. ’’Kalau sesuai jadwal seperti itu. Nanti akan kami koordinasikan dan sosialisasikan kepada masyarakat,’’ sebut Endri Agus.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid, mengatakan, pihaknya pun telah mengetahui adanya rekrutmen CPNS. Jajarannya telah mengajukan usulan formasi utamanya dari tenaga pendidik. ’’Betul. Kami memang kekurangan. Sehingga usulkan tenaga kependidikan,’’ ujarnya.

Untuk diketahui, kota mendapat kuota 248 CPNS. Jumlah itu diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB setelah pemkot mengajukan usulan 900 pegawai.

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia