Rabu, 19 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Peringati Tahun Baru Islam, Napi Khataman Alquran

Selasa, 11 Sep 2018 03:00 | editor : Mochamad Chariris

Puluhan napi melantunkan ayat-ayat suci Alquran di Masjid At-Taubah Lapas Kelas II B Mojokerto.

Puluhan napi melantunkan ayat-ayat suci Alquran di Masjid At-Taubah Lapas Kelas II B Mojokerto. (Farisma Romawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah juga dirayakan narapidana (napi) Lapas Kelas II B Mojokerto, Senin (10/9). 

Mereka mengikuti pergantian tahun hijriah itu dengan khusyuk dan khidmat. Layaknya umat muslim pada umumnya, puluhan napi itu juga turut berdoa untuk kehidupan mereka agar kelak menjadi manusia lebih baik dari tahun sebelumnya.

Tidak hanya berdoa biasa, sekitar 600-an napi dari berbagai kasus pidana ini juga memanfaatkan momentum 1 Muharam untuk memperdalam ilmu agama. Terutama dalam hal mengamalkan ayat-ayat suci Alquran sebagai tuntutan hidup mereka selama di dunia.

Salah satu bentuknya dengan menggelar tadarusan membaca 30 juz Alquran secara tuntas selama sehari penuh. Khataman tersebut sekaligus sebagai bentuk upaya mereka dalam menghapus buta huruf Alquran di dalam lapas.

Mereka juga mendeklarasikan diri dalam memerangi stigma buta huruf Alquran terhadap semua warga binaan. Artinya, setiap napi berjanji bakal terus berusaha belajar dan mengamalkan ayat-ayat suci Alquran. Baik saat menghuni di balik jeruji besi maupun setelah bebas nanti.

’’Ya, kita saling membantu. Kalau ada temannya yang belum bisa membaca, ya kita tuntun dan ajari bersama-sama,’’ terang Muhammad Shodik, napi kasus perlindungan anak asal Trawas itu.

Kasi Binadik dan Pelatihan Kerja Lapas Mojokerto Andik Prasetyo mengungkapkan, kegiatan khataman seperti ini tidak hanya sekali digelar oleh para napi. Setiap dua minggu sekali, mereka juga dibiasakan untuk membaca Alquran secara bersama-sama.

Selain untuk memperdalam kerohanian, kegiatan tersebut juga untuk mempererat keakraban antarnapi. ’’Kelancaran warga binaan dalam membaca Alquran juga akan menjadi syarat mereka untuk mengurus CB (cuti bersyarat) dan PB (pembebasan bersyarat),’’ pungkasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia