Rabu, 19 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Polisi Amankan Satu Warga Diduga Penyebab Kebakaran Lahan

Senin, 10 Sep 2018 18:20 | editor : Mochamad Chariris

Petugas PMK berjibaku memadamkan api yang membakar semak belukar di Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Petugas PMK berjibaku memadamkan api yang membakar semak belukar di Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. (Farisma Romawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kebakaran yang melanda lahan kosong di dekat SDN Kranggan 1 Kota Mojokerto, Senin (10/9) siang memantik reaksi petugas kepolisian dalam mengusut peristiwa tersebut.

Petugas akhirnya mengamankan seorang warga yang diduga kuat menyulut api hingga membakar lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare tersebut. Sebelum menghanguskan lahan, pria berinisial US ini disebut-sebut membakar sampah. Namun, api merembet dan meluas ke semak belukar di lahan kosong.

Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Hadi Suryo mengaku mendapat informasi dari masyarakat soal penyebab kebakaran. Di mana, api semula berasal dari sisa pembakaran sampah yang sengaja disulut US.

Semula, US mengira api sampah yang dibakar di lahannya sendiri telah habis. ''Semula ada warga yang membakar sampah di lahannya sendiri sekitar pukul 08.00. Kemudian ditunggui. Dan ketika sampah dikira sudah habis, api disiram lalu ditinggal,'' tuturnya.

Namun, api yang semula telah padam ternyata masih menyala. Bahkan, semakin membesar hingga menyulut ke semak belukar sekitar lahan sampah. Hembusan kencang angin semakin mendukung api merembet ke semak dan ilalang yang tumbuh di lahan lain.

Hingga akhirnya api sulit dikendalikan lalu meluas ke lahan kosong di sekitarnya. ''Ada saksi yang mengatakan jika api sampah masih menyala. Kemudian merembet ke lahan yang terbawa angin kencang,'' imbuhnya. Ativitas warga di sekitar lokasi sempat terganggu.

Bahkan, ratusan siswa SDN Kranggan 1 yang bersebelahan dengan lahan terbakar terpaksa dipulangkan lebih awal akibat asap yang ditimbulkan mengancam kesehatan siswa. Tidak hanya sekolah, aktivitas perkantoran dan perniagaan di sekitar lokasi juga terhenti akibat kepulan asap yang meluas. 

Untuk sementara US masih diamankan guna dimintai keterangan. Sementara api berhasil dijinakkan setelah 6 PMK didatangkan ke lokasi. Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa ditimbulkan akibat peristiwa ini.  

''Sekitar pukul 10.45 api sudah berhasil dipadamkan. Kita menghimbau kepada warga agar tidak membakar sampah sembarangan karena cuaca ekstrem disertai angin kencang,'' pungkasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia