Minggu, 22 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Pakai Masker, Kapolres Turun Hutan, Ini Yang Dilakukan

30 Agustus 2018, 15: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mematikan api pada simulasi karhutla di Pacet, Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mematikan api pada simulasi karhutla di Pacet, Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Namun, harus sinergis melibatkan banyak pihak.

Baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, swasta, dan semua lapisan masyarakat. Demikian itu ditegaskan Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, saat memimpin apel tahunan Satgas Karhutla di Penampungan Getah Pinus, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (29/8).

Menurutnya, hal itu sejalan dengan Inpres Nomor 16 Tahun 2011 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Diinstruksikan kepada 15 kementerian ataupun lembaga termasuk gubernur dan bupati serta wali kota untuk melakukan tugas pengendalian hutan dan lahan di wilayah masing-masing.

’’Mari bersama-sama bekerja lebih keras, cerdas dan tuntas melakukan kegiatan pemadaman, patroli dan menyosialisasikan seruan. Pertama, memasang papan imbauan, menghindari praktik membuka lahan perkebunan dan pertanian dengan cara membakar hutan dan lahan, tidak membakar sampah sembarangan dan selalu berkordinasi dengan instansi terkait,’’ ungkapnya kapolres.

Kemarau di Jatim, lanjut kapolres, diperkirakan masih terjadi hingga Oktober. ’’Karena itu, harus bekerja lebih keras agar di bulan-bulan tersebut tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,’’ katanya.

Sementara itu, apel kemarin dihadiri Perwira Polres Mojokerto, TNI,  polsek jajaran, Perhutani, Satpol PP Kabupaten Mojokerto, regu petugas peemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto,  satpam, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan  (LMDH).

Bahkan, kapolres tidak segan turun sendiri mematikan api menggunakan tongkat khusus sembari memakai masker dan membawa tongkat komando.

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia