Rabu, 19 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Masuk Bui Gara-gara Glondongan Kayu Jati

Kamis, 30 Aug 2018 13:00 | editor : Mochamad Chariris

Barang bukti glondongan kayu jati yang diamankan di Mapolsek Jatirejo.

Barang bukti glondongan kayu jati yang diamankan di Mapolsek Jatirejo. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO –  Kasus pencurian kayu atau illegal logging terjadi di kawasan hutan Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Kali ini, polisi menangkap Sujiantoro, 44, warga Dusun Tumapel, Desa/Kecamatan Jatirejo. Dia tertangkap saat petugas gabungan Polsek Jatirejo dan polisi hutan (polhut) melaksanakan patroli rutin pada Minggu (26/8).

Saat itu, pelaku sedang membawa kayu curian menggunakan sepeda motor Honda GL Max nopol S 2773 XO dan langsung diciduk. Dari tangan Sujiantoro, didapati barang bukti dua kayu gelondongan berbeda ukuran.

Masing-masing memiliki panjang 2 meter dengan diameter 25 sentimeter (cm). Dan 1 meter dengan diameter 20 cm. Petugas juga menyita motor Honda GL Max, sepasang sepatu karet, tali plastik biru, satu gergaji, dan sabit.

Paurbaghumas Polres Mojokerto Ipda Tri Hdiayati mengungkapkan, penangkapan tersangka tak lepas dari kecurigaan petugas begitu melihat pelaku yang berusaha menghindar ketika melihat petugas. Dia berusaha meninggalkan lokasi dan barang bukti.

’’Pelaku mengaku dua kayu gelondongan itu hasil menebang di hutan milik Perhutani,’’ tuturnya. Dia menyebutkan, pelaku sengaja menebang kayu jati secara tidak sah menggunakan senso di petak 50 L 1, wilayah RPH Lebak Jabung BKPH Jabung KPH Jombang. Tri Hidayati mengungkapkan, pelaku melakukan seorang diri dan baru pertama kali.

’’Tapi apakah betul tidak ada keterlibatan orang lain, masih kami dalami,’’ tandasnya. Pelaku yang sudah ditetapkan tersangka dijerat pasal 12 huruf (b) dan (e) juncto pasal 82 ayat 1 huruf (b) UU Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia