Senin, 27 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Candi Tikus Trowulan Mulai Ditinggal Wisatawan

29 Agustus 2018, 14: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Candi Tikus Trowulan Kabupaten Mojokerto saat ramai dikunjungi wisatawan.

Candi Tikus Trowulan Kabupaten Mojokerto saat ramai dikunjungi wisatawan. (dok/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Wanawisata budaya dan sejarah Candi Tikus, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, per lahan mulai kehilangan pengunjung.

Bahkan, dalam catatan pengelola, wisatawan yang datang tidak lebih dari 10 orang per hari. Sandi, 25, salah satu wisatawan mengatakan, sudah lama wisata Candi Tikus ini sepi dari pengunjung.

Padahal, candi ini di antara salah satu candi bersejarah yang paling terkenal sepeninggalan Kerajaan Majapahit di kawasan Trowulan. ”Sudah lama sepi. Padahal ini wisata paling terkenal,” katanya, Selasa (28/8).

Sodik, 44, seorang penjaga wisata membenarkan wisata bersejarah tersebut belakangan mulai sepi pengunjung. Setiap harinya tidak sampai 10 pengunjung yang datang. Padahal, wisata sejarah lainnya di kawasan terdekat, seperti Buddha Tidur dan Candi Brahu, jumlah pengunjungnya perlahan semakin meningkat

Sepinya pengunjung ini, lanjut Sodik, imbas dari banyaknya penjual kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di sekitar area candi mengaku mengalami gulung tikar. ”Bisa dilihat sendiri, sekarang PKL sudah tidak ada. Karena banyak yang rugi,” tandasnya. 

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia