Sabtu, 17 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Pasca Alami Kesurupan, Anggota Paskibraka Dievakuasi

Jumat, 17 Aug 2018 06:00 | editor : Mochamad Chariris

Suasana di ruang IGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Suasana di ruang IGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. (Rizal Amrulloh/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kejadian menimpa belasan annggota Paskibraka Kota Mojokerto membuat puluhan siswa lainnya turut mengalami kepanikan.

Hingga akhirnya mereka dievakuasi dari Hotel Raden Wijaya ke Tenis Indoor Gelora A. Yani, Kecamatan Magersari. Sebelumnya, suasana malam terakhir masa karantina 75 anggota paskibraka pada Kamis (16/8) malam seketika berubah menjadi kepanikan.

Bagaimana tidak, malam itu seharusnya menjadi persiapan akhir sebelum menjalankan tugas upacara pengibaran bendera Jumat (17/8) pagi diwarnai kesurupan dialami belasan anggota.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, raut wajah tegang terlihat dari puluhan pelajar SMA terbaik yang terpilih sebagai anggota paskibraka saat proses evakuasi berlangsung.

Mereka dijadwalkan bermalam di Hotel Raden Wijaya, Kota Mojokerto, harus dievakuasi akibat kejadian kesrupan. "Semua anggota kami pindahkan ke tenis indoor (Gelora A. Yani)," papar Kadispora Kota Mojokerto, Novi Rahardjo.

Menurut Novi, alasan dipindahkannya para siswa ini untuk menenangkan situasi pasca belasan anggota paskibraka lainnya mengalami kesurupan.

Mereka diangkut menggunakan armada truk Sabhara Polresta Mojokerto dan satpol PP. Novi menyebutkan, pihaknya telah memfasilitasi tempat tidur untuk bermalam bagi anggota paskibraka.

Saat ini, pihaknya berusaha fokus mengembalikan motivasi para pengibar bendera kemerdekaan itu. "Alhamdulillah beberapa sudah dipulangkan dari rumah sakit," ujarnya.

Mantan Kadispendik Kota Mojokerto ini berharap kejadian ini tidak berpengaruh pada tugas mereka saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih Jumat (17/8) pagi ini di Gelora A. Yani Kota Mojokerto.

"Semoga semua anggota inti bisa tampil besok (hari ini, Red). Jika memang ada yang tidak bisa, masih ada lima anggota cadangan yang menggantikan," pungkasnya. 

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia