Rabu, 19 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Berhubungan Tujuh Kali, Alasan Aborsi karena Takut Orang Tua

Rabu, 15 Aug 2018 16:00 | editor : Mochamad Chariris

Tersangka Dimas Sabhra Listianto saat diamankan di Mapolres Mojokerto.

Tersangka Dimas Sabhra Listianto saat diamankan di Mapolres Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata menyebutkan, motif di balik tersangka melakukan aborsi karena khawatir bayi diduga hasil hubungan di luar nikah ini diketahui oleh keluarga.

’’Kebetulan si perempuan juga dari keluarga besar (terpandang, Red),’’ tandasnya. Leonardus menyebutkan, Dimas Sabhra Listianto, 21, yang kesehariannya adalah satpam pabrik elektronik di Wringinanom, Kabupaten Gresik, ini telah berpacaran dengan Cicik Rocmatul Hidayati, 21, selama satu tahun.

Cicik sendiri diketahui sebagai mahasiswi sekolah tinggi kesehatan swasta di Kediri. Namun, yang mengejutkan, lanjut Leonardus, dari pengakuan keduanya, belakangan ini mereka bukan hanya sekali melakukan hubungan layaknya suami istri.

Tapi, sudah tujuh kali dilakukan. Dari hubungan asmara itu, Cicik akhirnya hamil dan mengandung selama delapan bulan. ’’Karena takut ketahuan orang tua, mereka sepakat untuk menggugurkan kandungan,’’ tegasnya.

Leonardus menambahkan, rencana tak manusiawi ini diam-diam sudah dibicarakan jauh-jauh hari. Dengan alasan keduanya dikabarkan belum siap untuk menikah dan memiliki anak di usia muda.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia