Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Pengusaha Sepatu Tertipu Rekan Bisnis Asal Surabaya

12 Juli 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ist/Ilustrasi

Ist/Ilustrasi

MOJOKERTO – Kevin Tjipto, 27, warga Darmo Harapan Indah, Kelurahan/Kecamatan Tandes, Kota Surabaya dalam waktu dekat bakal berurusan dengan kepolisian.

Dia dilaporkan Eko Ma’rufianto, 36, warga Dusun/Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, atas dugaan penipuan dan atau penggelapan. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.

Paur Baghumas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, menjelaskan, dugaan penipuan itu sudah dalam penanganan Unitreskrim Polsek Sooko. Petugas pun masih melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi. ’’Sekilas, modusnya adalah kerja sama bisnis sepatu,’’ katanya, kemarin.

Peristiwa ini terjadi pada Agustus tahun lalu. Saat itu, terlapor yang tidak punya pekerjaan menghubungi korban untuk minta pekerjaan. Karena kebetulan antara pelaku dan korban sudah saling kenal, tak lama korban bersama seorang saksi datang ke rumah terlapor untuk menindak lanjuti percakapan telepon yang sebelumnya sempat tertunda.

’’Saat di rumah terlapor, keduanya berbincang masalah sepatu. Korban yang mendanai, terlapor yang mengerjakan,’’ tuturnya. Karena keduanya sudah saling percaya, sekitar Oktober 2017, korban memberi pekerjaan kepada terlapor untuk memproduksi sepatu.

Dalam kesepatannya, terlapor bisa mengerjakan sebanyak 100 kodi atau 2000 pasang dalam tempo dua bulan. Komitmen itu pun dilanjutkan dengan pengiriman bahan baku sepatu oleh korban. ’’Korban juga sudah memberi ongkos jasa pengerjaaan kepada terlapor,’’ tutur Tri.

Nahas, kebaikan korban malah dimanfaatkan terlapor. Seiring berjalannya waktu, sepatu yang dijanjikan terlapor tak kunjung selesai. Berulangkali ditagih, terlapor berbelit. Bahkan saat dicek langsung ke rumahnya, ternyata bahan baku yang sebelumnya dikirimkan korban sudah dijual tanpa sepengetahuan korban. ’’Total, korban mengalami kerugian Rp 40 juta,’’ tegasnya.

Sadar menjadi korban penipuan, korban memilih membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan Kevin Tjipto ke Mapolsek Sooko. ’’Sebagai langkah awal, petugas juga melakukan pemeriksaan saksi dan mengamankan barang bukti,’’ ujar Tri.

Barang bukti yang disita, meliputi satu lembar proses order senilai Rp 20.250.000, satu lembar order Rp 19.750.000, satu lembar nota pembelian sol sepatu, satu lembar pembayaran ongkos sepatu, 60 kodi sepatu, 130 lembar pumalak, dua lembar bahan pewarna, serta satu rol kain terry.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia