Senin, 20 Aug 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Nobar dan Sepak Bola Bukti Harmonisasi di Atas Perbedaan

Senin, 28 May 2018 23:30 | editor : Mochamad Chariris

Wawali Suyitno (tengah, depan) bersama forkopimda dan undangan saat membuka Nobar dan Lomba Patrol Kapolresta Cup 2018 di GOR dan Seni Majapahit, Kota Mojokerto.

Wawali Suyitno (tengah, depan) bersama forkopimda dan undangan saat membuka Nobar dan Lomba Patrol Kapolresta Cup 2018 di GOR dan Seni Majapahit, Kota Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Gelaran Nonton Bareng (Nobar) Final Liga Champions 2018 dan Lomba Patrol bertajuk Kapolresta Cup 2018 telah berakhir. Sejumlah potret kemeriahan tersaji di event rangkaian peringatan Seabad HUT Kota Mojokerto dan HUT Bhayangkara ke-72 itu.

Persaingan kreasi antargrup patrol hingga sorak sorai penggila bola (gibol) dari kedua tim tercurah jadi satu dalam gelaran tahunan tersebut. Situasi ini yang membuat dukungan event kembali tersaji di tahun depan semakin tinggi.

Tidak hanya itu, kemeriahan event semakin lengkap dengan kehadiran Wakil Wali Kota Suyitno bersama segenap Forkopimda yang turut hadir di tengah-tengah penonton. Bahkan, wawali berujar keriuhan ini menjadi pertanda betapa keharmonisan warga kota satu sama lain tak bisa dipecahkan oleh isu apa pun.

’’Saya melihat ada keakraban dan dukungan besar warga Kota Mojokerto terhadap kinerja pemerintahan dalam melaksanakan kerja sesuai tupoksi masing-masing,’’ terang Suyitno dalam sambutannya.

Tidak hanya dukungan, Wawali juga berujar soala tingginya animo warga terhadap perkembangan olahraga di Kota Mojokerto, khususnya sepak bola. Di mana, semangat tinggi tersebut sebanding dengan kualitas olahraga di Kota Onde-Onde.

Nah, untuk mendukung spirit lebih itu, wawali berjanji akan meningkatkan dukungan berupa sarana dan prasarana olahraga yang tersedia. Salah satunya dengan renovasi dan pembangunan Gelora A. Yani GOR dan Seni Majapahit dengan kualitas berkelas.

’’Tidak dipungkiri, fasilitas olahraga kita masih banyak kekurangan. Akan tetapi, kami berjanji dalam waktu dekat fasilitas yang tersedia nantinya akan berubah menjadi lebih baik dan bisa digunakan warga untuk berolahraga,’’ tuturnya.

Event kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto bersama Pemkot Mojokerto, Polresta Mojokerto dan Super Soccer itu diawali dengan lomba patrol yang diikuti oleh 22 peserta dari kalangan pelajar, umum, dan perwakilan polsek se wilayah hukum polresta.

Mereka bersaing menampilkan kreasi musik khas Ramadan terbaik dengan rute start dari Mapolresta-Jalan Bhayangkara-Jalan Gajah Mada dan finis di GOR dan Seni Majapahit. Dari persaingan itu, muncul tiga nama grup yang dinilai juri terbaik berdasarkan kualitas musik, keharmonisan, hingga kekompakan. Yakni, SMAN 3 Kota Mojokerto sebagai juara pertama, SMA Tamansiswa sebagai juara dua, dan SMPN 1 sebagai juara tiga.

Masing-masing berhak menerima trofi bergengsi dari Kapolresta Mojokerto, AKBP Sigit Dany Setiyono dan hadiah pembinaan dengan total nilai Rp 6 juta. Acara kemudian dilanjutkan dengan Nobar Final Liga Champion Eropa mempertandingan dua klub terbaik, Real Madrid dan Liverpool.

Tak kurang dari dua ribu Madridista dan Liverpudlian memadati area GOR dan Seni Majapahit untuk mendukung tim kesayangan mereka. Dan status juara akhirnya menjadi milik Madridista setelah tim Spanyol itu memenangi laga dengan skor 3-1.

Meski bersaing, bukan berarti pendukung kedua tim saling bermusuhan. Terbukti, usai laga, kedua pendukung saling berjabat tangan. Fenomena ini menjadi pertanda betapa sepak bola mampu menjalin keakraban satu sama lain dan jembatan silaturahim yang baik.

Selain diisi hiburan musik patrol dan musik akustik dari Lupa Nada, panitia juga menyediakan sajian game yang tak kalah menarik. Lomba PES yang diikuti 32 gamer menghadirkan persaingan seru dalam memainkan sebuah tim sepakbola dalam bentuk digital.

’’Pesan tak kalah menarik dari event ini adalah kebersamaan, kekeluargaan dan persahabatan. Meski beda dukungan. Terbukti, dalam acara ini, perwakilan Madridista dan  Liverpudlian bersama-sama memimpin deklarasi antiradikalisme dan antiterorisme yang diikuti ribuan penonton dan undangan,” tandas Moch Chariris, ketua pantia. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia