Rabu, 22 Aug 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Karaoke-Panti Pijat Wajib Tutup, Tindak Tegas Yang Membandel

Jumat, 18 May 2018 20:00 | editor : Mochamad Chariris

Petugas gabungan memeriksa penghuni kos yang ada di wilayah Kota Mojokerto.

Petugas gabungan memeriksa penghuni kos yang ada di wilayah Kota Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Satpol PP Kota Mojokerto memastikan seluruh tempat hiburan malam di Kota Onde-Onde tak beraktivitas selama bulan suci Ramadan.

Selain menempelkan imbauan, instansi penegak perda ini juga menggelar patroli aktif selama bulan istimewa umat Islam ini. Kamis (15/5), Satpol PP Kota bersama Polres Mojokerto Kota melakukan patroli terpadu dan menempelkan stiker berisi imbauan tempat hiburan malam di salah satu tempat karaoke Jalan Pahlawan Kota Mojokerto.

Petugas memeriksa ruangan-ruangan karaoke untuk memastikan tidak ada aktivitas hiburan. Kasatpol PP Kota Heriyana Dodik Murtono, mengatakan, untuk menghormati selama bulan suci Ramadan, seluruh tempat hiburan malam di kota diimbau untuk berhenti operasional.

Menyusul, Surat Instruksi Wali Kota tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. ’’Untuk menghormati bulan suci Ramadan, kami imbau tempat hiburan malam untuk tutup,’’ kata Heryana.

Dijelaskan mantan Asisten Pembangunan Setdakot Mojokerto ini, seluruh tempat hiburan malam, panti pijat, dan lainnya telah diberi imbauan. Selain itu, pada tempat itu dipasang stiker imbauan dari Satpol PP Kota dan Polres Mojokerto Kota. ’’Ada 7 lokasi dan beberapa lokasi lainnya yang telah diimbau,’’ jelasnya.

Disinggung terkait efektivitas imbauan tersebut, Heryana mengaku, itu merupakan instruksi wali kota yang telah disosialisasikan dengan baik. Pihaknya percaya pengelola bakal mengindahkan imbauan pemkot. ’’Kami percaya kalau pengelola akan melaksanakan. Tapi tetap ada patroli Pol PP dan Polresta. Kalau nekat buka bisa diberi tindakan tegas,’’ bebernya.

Sementara, wali kota mengeluarkan Instruksi Nomor 188.55 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kota Mojokerto.

Instruksi itu diteruskan Bakesbangpol dengan menyurati seluruh pengelola tempat hiburan malam, pengelola tempat ibadah, pengelola hotel dan lainnya. Dalam instruksi wali kota dijelaskan, ada 13 poin yang berisi imbauan, larangan, pemantauan hingga penindakan atau sanksi bagi yang melanggar.

Dalam poin 8 dijelaskan, semua tempat hiburan malam, karaoke dan panti pijat harus tutup selama bulan suci Ramadan. Sedangkan khusus bioskop hanya boleh buka pada jam tayang 18:30 sampai pukul 22:00.

Pemkot Mojokerto melarang keras tempat karaoke, panti pijat di Mojokerto beroperasi selama bulan suci Ramadan. Surat Edaran Bakesbangpol itu sudah diedarkan di semua lokasi hiburan malam, panti pijat, karaoke dan sasaran lainnya. Juga dipampang di beberapa tempat umum.

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia