Rabu, 22 Aug 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tak Kuat Menahan Gairah, Ayah Singkap Baju Putrinya saat Tidur

Sabtu, 12 May 2018 19:00 | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (jawapos.com)

MOJOKERTO - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini, menimpa SA, 13, warga asal Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Ironisnya, korban yang masih berstatus pelajar SMP tersebut diduga menjadi korban dari perbuatan tak bermoral ayahnya sendiri, SF, 39. Kasatreskrim Polres Mojokero, AKP M. Solikhin Fery membenarkan hal itu.

Menurutnya, kini kasus pencabulan yang diduga melibatkan bapak dan anak tersebut sudah dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) satreskrim untuk ditindaklanjuti. ’’Betul. Laporan (pencabulan, Red) itu masih kita dalami,’’ ungkapnya.

Sejak kasus tersebut masuk ke meja kepolisian, saat itu juga penyidik langsung melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. Yakni, memeriksa korban dan saksi-saksi. Termasuk ibu korban dan orang dekat korban yang diduga mengetahui terkait kasus pencabulan tersebut.

’’Betul. Ini dilakukan bapak terhadap anaknya sendiri. Soal motifnya masih kita dalami,’’ beber Fery. Namun, lanjut dia, dari pemeriksaan sementara, pencabulan ini sebenarnya terjadi pada akhir April lalu.

Dia mengungkapkan, mulanya sekitar pukul 22.00 korban yang sedang tidur di rumah ayahnya di wilayah Mojoanyar dikejutkan dengan perbuatan SF. ’’Dia (korban, Red) saat tidur tiba-tiba terbangun karena kaget setelah pakaiannya disingkap pelaku,’’ tuturnya.

Niat jahat itu membuat korban berontak dan ketakutan. Nahas, meski menolak nyatanya kondisi itu tak mengubah situasi. Pelaku yang sudah gelap mata dan terbawa nafsu terus berusaha mencabuli putrinya.

’’Akibatnya, korban sekarang mengalami trauma berat. Dia sering melamun,’’ tuturnya. Bahkan, hari-hari siswa kelas VIII itu lebih banyak murung. Korban juga bercerita pada keluarga akan pengalaman pahit yang dialaminya.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, ibu korban langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Mojokerto. Untuk melengkapi alat bukti, penyidik lantas melakukan visum di rumah sakit.

’’Hasil visum menyebutkan, teridentifikasi ada luka lecet pada kemaluan korban,’’ tegas Fery. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia