Minggu, 19 Aug 2018
radarmojokerto
icon featured
Mata Lensa

Getah Dewa Trawas Tembus Pasar Korea dan Jepang

Rabu, 02 May 2018 19:55 | editor : Mochamad Chariris

Seorang petani memanen getah ashitaba di perkebunan Trawas, Mojokerto.

Seorang petani memanen getah ashitaba di perkebunan Trawas, Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Wati salah satu petani di kawasan perbukitan Trawas, Kabupaten Mojokerto, memanen getah ashitaba. Ashitaba merupakan jenis tanaman seladri yang tumbuh di suhu dingin pegunungan.

Getah ashitaba diproduksi untuk bahan obat herbal. Tingginya permintaan dari berbagai negara membuat petani di kawasan tersebut beralih menanam tumbuhan yang dijuluki Getah Dewa itu.

Tanaman ashitaba dinilai lebih mendatangkan penghasilan. Perawatanya pun tidak terlalu sulit. Wati mengatakan, harga getah ashitaba ditingkat petani mencapai Rp 350 ribu per kilogram. ’’Selain Korea dan Jepang, permintaan ekspor getah ashitaba juga dari berbagai negara lain di Asia,’’ katanya. 

(mj/fan/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia