Senin, 20 Aug 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Ini Dia Pelaku Diduga Menghina Nabi yang Ditangkap Polisi di Trawas

Jumat, 27 Apr 2018 14:44 | editor : Mochamad Chariris

Kasatreskrim AKP M Sholihin Fery (dua dari kanan) menggelandang pelaku diduga penghina Nabi (tiga dari kiri) usai penangkapan.

Kasatreskrim AKP M Sholihin Fery (dua dari kanan) menggelandang pelaku diduga penghina Nabi (tiga dari kiri) usai penangkapan. (Khudori/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Pria diduga penghina Nabi Muhammad SAW melalui rekeman video handphone, Rendra Hadi Kurniawan, 39, yang sempat viral di media sosial (sosmed) berhasil ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto, Kamis (26/4).

Warga asal Taman Paris, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidaorjo itu diamankan petugas di rumah lainnya di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Penangkapan pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tak lepas dari laporan anggota Banser Sidoarjo. Diduga kuat, menggunakan akun bernama fecebook (FB) Rhendra Kurniawan, sebelumnya pelaku nampak melakukan ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW.

’’Pelaku dijerat dengan Undang-Undang nomor 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 2,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery. Atas laporan Banser itu, petugas pun bergerak cepat.

Dengan dikawal puluhan petugas bersenjata lengkap, kemarin sekitar pukul 12.22, dipimpin langsung Kabag Ops, Kasatintel, dan Kasatreskrim Polres Mojokerto, mereka lantas mendatangi kediaman Rendra di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas. Tidak ada perlawanan dalam penggerebekan yang berlangsung singkat tersebut.

Rendra yang berada di dalam rumah hanya bisa pasrah saat dibawa ke Mapolres Mojokerto, dengan mengendarai mobil Nissan Grand Livina warna putih nopol B 1879 PRK yang diduga juga milik pelaku.

Pantauan di lokasi, sesampainya di Mojokerto, pelaku yang mengunakan kaus oblong membawa tongkat di tangan kanan langsung digelandang ke ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Mojokerto. Sekitar satu jam lebih dia menjalani pemeriksaan, bahkan Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata turut serta menginterogasi Rendra.

Namun, tak berselang lama, sekitar pukul 13.30 pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ’’Motifnya seperti apa, kami tidak bisa berikan statement (pernyataan). Sekarang kasusunya sudah ditangani Polda Jatim,’’ beber Fery.

Penangkapan tersangka merupakan petunjuk pimpinan setelah sebelumnya di berbagai daerah resah akan cuitan pelaku melalui rekaman video berdurasi selama tujuh menit di akun FB-nya. Video dugaan penghinaan Nabi ini kemudian menyebar luas di berbagai kalangan melalui pesan Whatsapp (WA). 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia