Minggu, 23 Sep 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Silvy Damayanti Setiawan, Sering Ajak Anak ke Kantor

Sabtu, 21 Apr 2018 21:41 | editor : Mochamad Chariris

Direktur Sunrise Mall, Silvy Damayanti Setiawan

Direktur Sunrise Mall, Silvy Damayanti Setiawan (Silvy for Radar Mojokerto)

PEREMPUAN ini tak banyak dikenal publik. Namun, berkat tangan dinginnya, ia mampu membuat Mojokerto kian berwarna.

Salah satunya, dengan lahirnya Sunrise Mall, di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. Ia merupakan pucuk pimpinan di satu-satunya mal di tanah Majapahit tersebut. Menjadi pemegang tampuk kepemimpinan, perempuan 40 tahun ini tak memperlihatkan kecongkakan. Bahkan, kesehariannya ia terbilang sangat sederhana.

Karena, selain sibuk dengan urusan bisnisnya, ia merupakan sosok perempuan yang tak lupa dengan kodratnya sebagai istri. Ia pun harus melayani suami dan anak-anaknya. ’’Kalau ngomong membagi waktu, pasti balik lagi ke prioritas. Kalau dengan kesibukan yang banyak itu gampang-gampang susah. Tapi saya buat enjoy saja,’’ katanya.

Untuk menjaga intensitas pertemuan dengan anak-anaknya, ia pun kerap mengajak buah hatinya ke kantornya. ’’Meskipun hanya main, lihat sewaktu saya kerja, saya masih bisa komunikasi dengan mereka,’’ imbuhnya. Bukan waktu yang banyak yang dibuat acuan dalam keluarga. Namun waktu yang berkualitas yang bisa membangun chemistry dalam keluarga.

’’Dua anak saya sekarang sudah besar. Jadi biasanya tidurnya agak malam. Jadi saya datang ke kamar mereka, untuk mendengarkan cerita mereka. Meskipun tidak tiap hari namun obrolannya berkualitas,’’ ujarnya.

Selain kesibukannya sebagai pengusaha, istri dari Hartono Utomo ini tidak melulu mengejar kesibukan duniawi saja. Sosok perempuan ini tidak lupa terus selalu bersyukur. ’’Semua ini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan,’’ terang Silvy. Selama ini, segala usaha dan yang dilakukannya disebut sebagai anugerah dari Tuhan.

Untuk itu, sejak menikah tahun 2001 silam, Silvy sudah memberikan pelayanan di sebuah gereja di kawasan Sidoarjo. ’’Awalnya saya memberikan di Gereja di tempat saya ibadah,’’ paparnya.

Namun, setelah kembali ke Mojokerto, secara bertahap ia memberikan pelayanan ke gereja yang lain. ’’Pelayanan biasanya saya lakukan di gereja kecil yang ada di pelosok desa. Karena saya bisa interaksi langsung. Mulai dari Mojosari, Malang, Kediri, Tulungagung, Kandangan hingga daerah Ngawi,’’ ungkapnya.

Pernah, melakukan pelayanan, berangkat dari rumah setelah subuh ke salah satu gereja di Ngawi. ’’Berangkat dari rumah jam 4 pagi, karena harus memberikan pelayanan sekitar jam 9 pagi,’’ imbuhnya. Anak ke dua dari seorang pengusaha ternama, Rudyanto ini menjelaskan, aktivitas kesehariannya selalu diniati dengan membantu orang tua.

’’Saya sebetulnya bukan siapa siapa. Saya hanya membantu mama untuk meng-handle sirkulasi keuangannya. Baik itu di Sunrise Mall dan PT Kepuh Kencana. Dikala mama mengalami kesulitan, baru saya yang turun membantu beliau,’’ pungkasnya. (dik)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia