Sabtu, 17 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik
Bacalon Kontestan Pilwali Mojokerto 2018

Ning Ita-Cak Rizal Ingin Benahi Infrastruktur Kota

Jumat, 12 Jan 2018 00:45 | editor : Mochamad Chariris

Ika Puspitasari dan Ahmad Rizal Zakaria saat mendaftar di KPU Kota Mojokerto.

Ika Puspitasari dan Ahmad Rizal Zakaria saat mendaftar di KPU Kota Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Bakal Pasangan Calon Wali Kota (Bacawali) dan Wakil Wali (Bacawawali) Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan Ahmad Rizal Zakaria, menjadi pendaftar terakhir di KPU Kota Mojokerto, Rabu (10/1) malam. Didampingi seni patrol dan barongsai.

Pasangan ini mengusung program pembangunan infratruktur. Hal itu disampaikan langsung Ika Puspitasari usai memasukkan syarat pendaftaran kemarin. ’’Salah satunya infrastruktur,’’ terang adik kandung Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) ini.

Menurut dia, banyak program lain yang diusung oleh paslon ini. Termasuk program pembangunan sektor kesehatan dan perekonomian. Terkait pencalonannya yang masih di bawah bayang-bayang MKP, Ning Ita tak menampiknya. Namun, ia mengaku, kehadirannya di Kota Mojokerto untuk turut serta membangun Kota Mojokerto menjadi lebih baik.

Sementara itu, Ketua Timses Ning Ita-Cak Rizal, Edwin Endra Praja. Menurutnya, terdapat sejumlah program prioritas yang menjadi unggulan paslon ini. ’’Pembenahan infrastruktur perkotaan,’’ ujarnya. Di antaranya, berupa pembangunan fasilitas umum jalan, publik, hingga taman-taman belajar di tingkat RT/RW. ’’Initnya, membuat warga kota bahagia,’’ beber Edwin.

Kebahagiaan yang menjadi cita-cita paslon ini, setiap warga kota terpenuhi tiga sektor. Yakni, cukup sandang, pangan dan papan. Untuk program pangan, ia menegaskan, akan melakukan pembangunan di sektor ekonomi kerakyatan. ’’Ada subsidi berupa gratis ongkos kirim barang,’’ tegas dia.

Program ini, imbuh politisi Gerindra ini, jika terdapat toko atau pengusaha di Kota Mojokerto yang hendak menjual barang, maka akan diberlakukan gratis ongkos kirim. Free ongkir ini akan menyasar bisnis retail dan UMKM.

Pun demikian subsidi sembako dengan pola kerja jejaring antarwarga yang akan menyasar per bulan 5 kg per kepala keluarga. Misi ini untuk menekan angka kemiskinan di angka 30-55 persen dari yang ada saat ini.

Target paslon ini dalam pertarungan nanti, kata Edwin, mencapai 55 persen dari total suara. Perhitungan itu dinilai realistis menyusul relawan Ning Ita-Cak Rizal yang mencapai 25 ribu member, akan bergerilya untuk memenangkan dukungannya.

Jumlah itu belum termasuk mesin politik dari Golkar dan Gerindra. Dua parpol yang memiliki enam kursi di DPRD tersebut, juga memiliki pendukung kental. ’’ Belum dari NU. Karena, Ning Ita sebagai pengurus NU telah mengabdi 10 tahun lebih. Di sini, ada irisan tersendiri dalam grafik politik,’’ imbuh Edwin.

Untuk mesin dua parpol ini, sudah teruji. Gerindra punya strategi teruji dengan pilkada DKI. Sedangkan Golkar sebagai partai kawakan dengan jam terbang tinggi di skema politik. ’’Dengan strategi ini, tentu kami sangat yakin bisa memenangkan dalam pertarungan nanti,’’ pungkasnya

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia