Rabu, 23 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Tarif Tol Mojokerto-Bandarkedungmulyo Rp 46 Ribu

21 September 2017, 18: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Masa uji coba jalur Tol Joker yang bakal berakhir. Setelah itu, pengguna jalan dikenakan tarif.

Masa uji coba jalur Tol Joker yang bakal berakhir. Setelah itu, pengguna jalan dikenakan tarif. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Masa uji coba (trial) jalur Tol Jombang-Mojokerto (Joker) sepanjang 40,5 kilometer, bakal berakhir. Dalam waktu dekat, pemegang hak konsesi PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) bakal memasang tarif bagi pengguna jalur cepat tersebut.

Kepala Divisi Operasi tol Mojokerto-Jombang Zanuar Firmanto, mengatakan, pasca diresmikan Presiden Joko Widodo 10 September lalu, tarif jalur tol Joker masih dibebaskan. Akan tetapi, sejak 26 September nanti, akan diberlakukan tarif yang sudah ditentukan pemerintah.

Ia menjelaskan, besaran tarif tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 720/KPTS/M/2017 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Tol Kertosono-Mojokerto. ’’Enam hari lagi, secara resmi akan kenakan tarif,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Zanuar menambahkan, besaran tarif Tol Mojokerto-Jombang ini disesuaikan dengan jarak dan golongan kendaraan yang melintas. Dan, Kementerian PUPR memasang tarif sangat rinci tergantung golongan kendaraan.

Seperti kendaraan golongan I atau mobil keluarga yang melintas dari Gerbang Tol (GT) Mojokerto-Bandar Kedungmulyo, pengguna harus membayar senilai Rp 46 ribu. Sedangkan, golongan II sebesar Rp 69.000, golongan III Rp 92.000, golongan IV Rp 115.000, dan golongan V Rp 138.000.

Sementara, dari gerbang Tol Mojokerto-Jombang, golongan I bertarif Rp 29.000, golongan II Rp 43.500, golongan III Rp 58.000, golongan IV Rp 72.000, dan golongan V sebesar Rp 86.500. (selengkapnya baca grafis)

Seperti diketahui, Tol Mojokerto-Jombang ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa sepanjang 40,5 kilometer. Pembangunan tol ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di Bypass Mojokerto dan Jombang yang selalu padat kendaraan.

Pembangunan Tol Mojokerto-Jombang sendiri dimulai sejak tahun 2007 dan terbagi dalam empat seksi. Seksi I sepanjang 14,7 kilometer sudah diresmikan sejak Oktober 2014 lalu. Sedangkan Seksi III sepanjang 5 kilometer sudah dioperasikan pada akhir 2016.

Terakhir, Seksi II sepanjang 19,9 kilometer dan diresmikan Presiden Jokowi pada Minggu 10 September 2017 lalu. Sementara ruas Seksi IV sepanjang 0,9 kilometer telah rampung dikerjakan dan akan beroprasi bersamaan dengan ruas tol Kertosono-Ngawi.

Pasca diresmikan Jokowi, PT MHI selaku pemegang hak konsesi Tol Mojokerto-Jombang, melakukan uji coba tol sepanjang 19,9 kilometer. Masa uji coba ini berlaku sejak 13 - 26 September dan tidak dipungut biaya.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia