Senin, 14 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Sembunyi di Madura, Pelaku Pembunuhan Pasutri Siri Ditangkap

21 Agustus 2017, 22: 56: 21 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kapolres AKBP Leonardus Simarmata (tengah) didampingi Kasatreskrim AKP Budi Santoso saat mendatangi lokasi pembunuhan di Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto.

Kapolres AKBP Leonardus Simarmata (tengah) didampingi Kasatreskrim AKP Budi Santoso saat mendatangi lokasi pembunuhan di Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Tidak membutuhkan waktu lama bagi Polres Mojokerto menemukan lokasi persembunyian SM, pelaku tunggal pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) siri, Komariah, 44, dan Ahmad Wiyono, 50.

Senin (21/8) malam, tukang becak asal Sampang, Madura ini berhasil dibekuk tim Resmob Satreskrim di kawasan Sampang, Madura. ”Iya, pelaku sudah tertangkap,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Senin (21/8) malam.

Jika dalam hitungan waktu, penangkapan ini berlangsung tidak kurang dari 18 jam pasca peristiwa pembunuhan sadis itu di Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/8) dini hari pukul 01.00. ”Saat ini tim Resmob Satreskrim masih dalam perjalanan membawa tersangka dari Madura ke Mojokerto,” imbuh Leo sapaan Leonardus Simarmata.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Budi Santoso mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih atas hasil ungkap penangkapan tersangka tersebut. Selain masih dalam perjalanan dari Madura ke Mojokerto, sejauh ini polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. ”Amin. Alhamdulillah, tersangka sudah berhasil kami tangkap,” imbuhnya.

Sebelumnya, pelaku tega menghabisi Komariah dan suami sirinya, Ahmad Wiyono menggunakan sebilah celurit. Wiyono, warga asal Desa Modopuro (bukan Pekukuhan) Kecamatan Mojosari itu ditebas senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya. Di perut dan dada. Saat itu, dia sedang tertidur pulas di ruang tengah rumah Komariah, di Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Kecamata Puri. Sedangkan, Komariah, dihabisi saat dia sedang tertidur pulas di kamar.

Untuk sementara, motif pembunuhan sadis ini karena pelaku sedang dibakar cemburu. Sebab, dia masih berstatus sebagai suami sah Komariah. Meski, belakangan ini keduanya dikabarkan tengah berpisah ranjang.

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia