Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Waktu yang Mustajab untuk Berdoa selama Ramadan

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯

KHUSYUK: Seseorang berdoa dengan menundukkan kepala di dalam sebuah masjid. (foto: dok internet)
KHUSYUK: Seseorang berdoa dengan menundukkan kepala di dalam sebuah masjid. (foto: dok internet)
RAMADAN merupakan waktu yang istimewa untuk berbuat baik ke sesama makhluk dan berdoa kepada Allah SWT.


Advertisement

Di bulan tersebut manusia berlomba-lomba dalam kebaikan. Yakni menginginkan Ramadan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

Oleh karena itu terdapat waktu yang mustajab di bulan Ramadan dan hal terserbut merupakan ikhtiar agar doa dapat terkabul. Berikut waktu yang dapat dijadikan momen mendekatkan diri kepada Allah selama Ramadan.

  1. Sepanjang Waktu Berpuasa

Waktu berpuasa yakni dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Sepanjang waktu tersebut adalah waktu yang baik dan mustajab untuk berdoa.

Imam Nawawi rahimahullah dalam Al-Majmu’ mengatakan bahwa orang yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memperbanyak berdoa.

Advertisement

يُسْتَحَبُّ لِلصَّائِمِ أَنْ يَدْعُوَ فِي حَالِ صَوْمِهِ بِمُهِمَّاتِ الْآخِرَةِ وَالدُّنْيَا لَهُ وَلِمَنْ يُحِبُّ وَلِلْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Disunahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdoa dalam keadaan sedang berpuasa, dengan berbagai hajat akhirat dan hajat duniawi. Juga mendoakan orang-orang yang ia cintai dan mendoakan kaum Muslimin.” [Imam Nawawi, Al- Majmu’ Syarh Muhadzdzab, Daar El Fikr, Juz 6, hal. 375

  1. Waktu Berbuka

Saat berbuka tidak hanya menjadi waktu menikmati makanan saja, tetapi dapat digunakan untuk memperbanyak doa. Karena saat berbuka juga menjadi waktu mustajab terkabulnya doa. Hal tersebut sesuai dalam hadis Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW. bersabda: 

Advertisement

إِنَّ للصَائِم عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا 

Artinya: "Sungguh orang yang berpuasa mempunyai doa yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa. " [HR Ibnu Majah no. 1743]

  1. Waktu Sahur

Pada waktu sahur sama seperti waktu sepertiga malam. Jadi, selama Ramadan ini umat Islam sangat beruntung karena dapat terjaga di malam hari. Pada waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk berdoa dan ibadah lainnya. Hal tersebut sesuai dengan hadis di bawah ini.

Rasulullah SAW bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” [HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758].

  1. Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar didefinisikan sebagai malam 1000 bulan dan menjadi malam yang lebih baik dari malam lainnya. Datangnya lailatul qadar memang tidak ada yang tau, tetapi sudah diberikan penjelasan yakni pada 10 hari terakhir Ramadan. Doa menjadi amalan terbaik pada malam tersebut, hal ini dijelaskan melalui Aisya ra yang bertanya pada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, apa petunjukmu bila aku mendapati malam (Lailatul) Qadar itu, apa yang harus aku ucapkan?” Rasulullah Saw menjawab, “Ucapkanlah (doa).” (Nailul Mufarichah/fen)

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah

Artikel Terkait

Diguyur Hujan, Mojokerto Raya Masuki Pancaroba

Diguyur Hujan, Mojokerto Raya Masuki Pancaroba

Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto mulai diguyur hujan belakangan ini. BMKG menyebut, perubahan cuaca ini seiring memasuki masa pancaroba atau peralihan menuju musim hujan.

Nikmati Sensasi Wisata Kuliner Tepi Sungai di Kedai Kopi Canggu Pacet, dengan Harga Ramah di Kantong

Nikmati Sensasi Wisata Kuliner Tepi Sungai di Kedai Kopi Canggu Pacet, dengan Harga Ramah di Kantong

Kedai Kopi Canggu di Pacet, Mojokerto menawarkan konsep unik makan di tepi Kali Sindu yang sejuk dan ramah anak

Mojokerto Terasa Memanggang, Sebab Suhu Hari Ini Capai 36°C

Mojokerto Terasa Memanggang, Sebab Suhu Hari Ini Capai 36°C

Peningkatan intensitas panas ini dipicu oleh rendahnya peluang terjadinya hujan yang hanya berkisar antara 4 hingga 15 persen, sehingga potensi hujan pembawa kesejukan sangat kecil terjadi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer