Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Amalan bagi Perempuan Haid di Bulan Ramadan

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Ilustrasi perempuan membaca Alquran.
Ilustrasi perempuan membaca Alquran.

RAMADAN merupakan bulan suci yang selalu dirindukan oleh sebagian besar umat Islam.


Advertisement

Persiapan yang dilakukan juga harus lengkap, sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan baik.

Akan tetapi, tidak semuanya dapat mengisi Ramadan dengan ibadah yang terbaik.

Hal tersebut bisa karena terkendala kesehatan, kesempatan, dan hal yang tidak dapat dihindai seperti perempuan yang sedang haid.

Advertisement

Sebagian perempuan merasa sedih karena tidak dapat melakukan ibadah puasa secara penuh.

Haid merupakan kodrat perempuan, sehingga terdapat ibadah tertentu yang dilarang dijalankan.

Termasuk ibadah puasa. Namun, mereka dapat melakukan ibadah lain dan pahalanya juga banyak.

Advertisement

Dikutip dari website NU Online, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan bagi perempuan haid di bulan Ramadan, yaitu sebagai berikut:

  1. Berzikir

Zikir dapat menjadi pilihan amalan dalam mengisi Ramadan. Jenis dzikir ada banyak, dapat berupa tasbih, tahmid, takbir, dan lainnya. Dapat juga mengikuti majelis zikir karena bisa bernilai ibadah. Perempuan haid sangat dianjurkan memanfaatkan waktu selama Ramadan dengan memperbanyak zikir.

  1. Berdoa

Amalan ini sangat dianjurkan bagi perempuan haid. Doa dapat dilafalkan dengan bahasa apa saja, kapan saja, dan siapa saja. Dengan berdoa, kita dapat berikhtiar mendekatkan diri kepada Allah.

  1. Memperbanyak Sedekah

Perempuan haid dapat melakukan ibadah dengan memperbanyak sedekah. Selain dapat membahagiakan orang lain, dengan sedekah hati menjadi lebih lapang. Rejeki yang diterima juga tidak dihamburkan dengan seenaknya, tetapi dimanfaatkan dengan baik.

  1. Menyiapkan Hidangan untuk Berbuka Puasa

Amalan ini juga dianjurkan ketika perempuan sedang haid di bulan Ramadan. Dengan menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa, maka dia akan mendapatkan pahala seperti  orang yang berpuasa.

  1. Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu dapat menjadi pilihan bagi perempuan haid. Amalan ini memiliki manfaat yang besar bagi diri sendiri dan juga orang lain. Karena hal tersebut termasuk kategori ibadah. Menuntut ilmu karena Allah adalah bentuk ketakwaan, sehingga dapat menjadi dekat dengan sang pencipta.

  1. Melakukan Kegiatan Sosial

Selain ibadah ritual, umat Islam juga diperintahkan untuk memperbanyak kegiatan positif yang bersifat sosial. Kegiatan tersebut berupa pergaulan baik, menanam pohon, mengajar, menyiapkan buka puasa bagi anak jalanan, dan sebagainya.

  1. Membaca Selawat

Dengan amalan ini, perempuan haid tidak lain merasa sedih. Meskipun tidak mengikuti ibadah puasa, tetapi beberapa amalan lainnya dapat dilakukan, seperti membaca selawat. Karena dengan memperbanyak selawat, kelak kita akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW. (Nailul Mufarichah/fen)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Diguyur Hujan, Mojokerto Raya Masuki Pancaroba

Diguyur Hujan, Mojokerto Raya Masuki Pancaroba

Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto mulai diguyur hujan belakangan ini. BMKG menyebut, perubahan cuaca ini seiring memasuki masa pancaroba atau peralihan menuju musim hujan.

Nikmati Sensasi Wisata Kuliner Tepi Sungai di Kedai Kopi Canggu Pacet, dengan Harga Ramah di Kantong

Nikmati Sensasi Wisata Kuliner Tepi Sungai di Kedai Kopi Canggu Pacet, dengan Harga Ramah di Kantong

Kedai Kopi Canggu di Pacet, Mojokerto menawarkan konsep unik makan di tepi Kali Sindu yang sejuk dan ramah anak

Mojokerto Terasa Memanggang, Sebab Suhu Hari Ini Capai 36°C

Mojokerto Terasa Memanggang, Sebab Suhu Hari Ini Capai 36°C

Peningkatan intensitas panas ini dipicu oleh rendahnya peluang terjadinya hujan yang hanya berkisar antara 4 hingga 15 persen, sehingga potensi hujan pembawa kesejukan sangat kecil terjadi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer