Kamis, 19 Jul 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Elf Terguling Usai Menabrak Tebing, 19 Korban Dinyatakan Selamat

Selasa, 19 Jun 2018 08:35 | editor : Mochamad Chariris

Korban kecelakaan saat dilarikan di RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto, Senin (18/6) malam.

Korban kecelakaan saat dilarikan di RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto, Senin (18/6) malam. (Saiful Anam for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Korban kecelakaan tunggal di tanjakan ekstrem Kemiri, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (18/6) malam diketahui seusai berlebaran di rumah kerabat mereka di kawasan Dampit, Kabupaten Malang.

Untuk memotong waktu perjalanan pulang, mereka memilih melintas jalur Cangar, Batu sebagai jalur paling cepat menuju rumah. Informasi yang didapat Jawa Pos Radar Mojokerto, peristiwa tersebut bermula ketika mobil Suzuki Elf nopol S 7503 dikemudikan Khosim, 43, meluncur deras dari arah Cangar menuju Pacet (Mojokerto) pukul 22.15.

Saat itu, terlihat mobil sudah dalam keadaan oleng ketika meluncur deras melewati jalur yang terkenal dengan julukan tanjakan Kemiri itu. Tak berselang lama, mobil tiba-tiba menabrak tebing di sisi kiri jalan hingga terpelanting dan terguling ke sisi kanan. Mobil kemudian terseret 40 meter dari titik tumbukan.

''Belum tahu penyebabnya. Apakah karena salip-salipan atau rem blong. Yang jelas, kendaraan menabrak tebing dulu di sisi kiri lalu terguling di sisi kanan. Alhamdulillah korban selamat dan masih bisa berkomunikasi,'' terang AKP Bobby M Zulfikar, Kasatlantas Polres Mojokerto. 

Petugas masih mengumpulkan data dan bukti dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) kecelakaan yang menyebabkan 19 penumpang tersebut mengalami luka-luka. Beruntung, nyawa mereka selamat meski harus menjalani perawatan intensif di IGD RS Sumberglagah dan UGD RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. 

Ke-19 penumpang tersebut di antaranya Zaira, 2,5; Faiza Yuni Adifa, 7; Nurul Laili Mufida, 17; Widayati, 32; Wakijah, 74; Mokhamad Sahrul Ramadani, 13; Darwanti, 38; Yuliana, 44; Khotib, 40; Khosim, 44 yang dirawat di IGD RS Sumberglagah.

Sedangkan Ulfa, Fajar, Yana, Septian, kasmaji, Fandi, Faris, Supri, dan Kamim dirawat di IGD RSUD Prof Soekandar Mojosari. Kesemuanya diketahui warga asal Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

''Tidak ada yang terluka parah. Yang ada dalam penanganan kami hanya mengalami luka ringan. Pasien sudah bisa diperkenankan pulang dan menjalani rawat jalan,'' ungkap dr Prima Harianto, dokter jaga IGD RS Sumberglagah, Pacet.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia