Sabtu, 21 Jul 2018
radarmojokerto
icon featured
Lifestyle
Grand Final Gus Yuk Kab. Mojokerto 2018

Sandhing-Vani Dinobatkan sebagai Juara Gus Yuk Tahun 2018

Rabu, 16 May 2018 01:00 | editor : Mochamad Chariris

Sandhing dan Vani pada grand final di Candi Bajang Ratu, Trowula, Mojokerto.

Sandhing dan Vani pada grand final di Candi Bajang Ratu, Trowula, Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Ajang pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2018 telah usai. Dewan juri telah menetapkan juara kepada Sandhing Raharjo sebagai Gus terpilih berpasangan dengan Yovani Hariyogik sebagai Yuk terpilih Kabupaten Mojokerto tahun ini.

Penyematan gelar tersebut dilakukan pada malam grand final di pelataran situs Bajang Ratu, Kecamatan Trowulan, Minggu malam (13/5).

Pada malam puncak itu, 30 finalis tampil all-out sejak dimulainya acara. Mereka menunjukkan talenta terbaiknya dengan penampilan bakat dan koreografi. Tak cukup itu, dewan juri pun menguji wawasan dan kecakapan masing-masing Gus dan Yuk.

Hingga akhirnya, juri menyeleksi hingga mengerucut dan terpilih 3 pasang Gus Yuk. Gus yang berhasil maju ke babak 3 besar adalah Gama Brasto, Orka Maya, dan Sandhing Raharjo.

Sementara untuk Yuk adalah Annisa Dwi Nur, Tridina Fitria, dan Yovani Hariyogik. Dewan juri kemudian menetapkan Gus Yuk Wakil 2 Kabupaten Mojokerto 2018 kepada Gama Brasto dan Tridina Fitria.

Sementara itu, suasana semakin tegang ketika menyisakan dua pasangan Gus Yuk. Penentuan juara kemudian dilakukan secara simbolis dengan penyerahan tongkat yang diberikan pasangan Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2017.

Tongkat juara Gus akhirnya berlabuh ke tangan finalis nomor 25, Sandhing Raharjo. Sedangkan tongkat Yuk resmi dimiliki oleh finalis nomor 14, Yovani Hariyogik. Dengan demikian, secara otomatis pasangan Orka Maya dan Annisa Dwi Nur menjadi Gus Yuk Wakil I.

Penyematan slempang Duta Wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto diberikan langsung oleh Sekdakab Herry Suwito didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Mojokerto Agus M. Anas.

Hery mengatakan, semua peserta telah menampilkan seluruh bakat terbaiknya. Dia menambahkan, pemkab akan memanfaatkan pemenang Gus Yuk dalam rangka mendukung kegiatan kepariwisataan.

’’Selain itu, bagi peserta maupun keluarga juga pasti bangga. Pemenang Gus dan Yuk biasanya akan tumbuh menjadi sosok yang berhasil. Baik di bidang pendidikan maupun bidang kerja,’’ paparnya.

Setelah ini, pemkab juga mendorong peraih gelar Duta Wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto untuk lebih meningkatkan prestasi di ajang serupa di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Gus Sandhing Raharjo mengungkapkan, sejak awal terpilih sebagai finalis, dirinya mengaku tidak memasang target untuk mengejar juara. Remaja yang masih tercatat sebagai pelajar kelas X MIPA 3 SMAN 1 Mojosari ini berusaha untuk memberikan yang terbaik.

’’Saya tidak mikir sama sekali tentang juara, makanya tidak menyangka kalau saya yang jadi Gus. Karena teman-teman finalis yang lain banyak yang memiliki kelebihan. Juara itu hanya bonus,’’ paparnya.

Senada dengan Sanding, Yovani Hariyogik juga mengaku cukup terkejut dengan gelar Yuk yang disematkan kepadanya. Perempuan yang arab disapa Vani ini mengatakan, awalnya dia tidak siap untuk mengikuti ajang Gus Yuk tahun ini.

Namun, karena dukungan keluarga dan lingkungan di sekitarnya akhirnya dia memutuskan untuk ikut seleksi. ’’Awalnya saya tidak menyangka jika saya terpilih menjadi finalis. Hal tersebut merupakan tanggung jawab bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan bersaing secara positif,’’ paparnya.

Pada saat grand final, nama mahasiswi dari Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto ini masuk dalam daftar pilihan dewan juri di babak 7 besar. Namanya kembali dipanggil di babak 3 besar.

Hingga akhirnya, dia dipercaya menjadi pemegang tongkat juara Yuk 2018. ’’Dengan gelar ini saya harus lebih giat belajar dan berusaha, aktif dalam paguyuban, serta turut berkontribusi untuk terus memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Mojokerto,’’ pungkasnya.

Sementara itu, dewan juri juga memberikan gelar Gus Yuk Terfavorit kepada Ahmad Alfin dan Ilmiatus Solikhah; kemudian Gus Yuk Inspiratif diberikan kepada M. Arega Al Fikri

Dan Pradita Imas A.; lalu Gus Yuk Bertalenta yang didapatkan Samsul Maarif dengan Laily Rahma R.; dan Moh. Feri Wahyudi dan Sitta Chana P., sebagai peraih Gus Yuk Persahabatan.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia