Tunggu Semua Komisioner Berkumpul
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Sosok yang akan menduduki kursi Ketua KPU Kota Mojokerto masih menjadi teka-teki. Sejak dilantik Kamis (13/6) hingga hari ini, lima komisioner terpilih belum memutuskan siapa figur yang pantas menggantikan Saiful Amin untuk lima tahun kedepan.
Benturan libur panjang Iduladha kian memperpanjang dinamika pemilihan pimpinan dan divisi pada lembaga penyelenggaraan pemilihan tersebut.
Padahal, tugas dan kinerja mereka sudah dinanti dalam mengawal tahapan Pilkada 2024 yang sudah memasuki penyusunan daftar pemilih.
Komisioner terpilih KPU Kota Mojokerto, Usmuni mengatakan, rapat pleno pemilihan pimpinan dan divisi harus tertunda beberapa hari karena ada libur panjang yang harus dihormati.
Kelima komisioner sepakat menunda proses musyawarah karena beberapa pertimbangan. Terutama urusan keluarga yang harus diselesaikan pasca mereka dilantik.
’’Teman-teman komisioner sepakat pleno ditunda sampai semua berkumpul setelah libur panjang. Karena satu sama lain saling menghormati urusan masing-masing,’’ ujarnya.
Sebagai satu-satunya komisioner incumbent, dirinya tak menampik jika proses pemilihan ketua berjalan sengit. Termasuk dirinya yang turut serta bersaing bersama dua sosok lain untuk bisa menjadi pucuk pimpinan KPU.
Akan tetapi, dinamika tersebut diakui Usmuni berjalan cukup aman dan semangat. Sehingga tidak ada situasi panas yang dikhawatirkan muncul layaknya pemilihan terbuka.
’’Kami tetap mengedepankan musyawarah mufakat. Satu sama lain tetap menjaga martabat lembaga KPU, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan,’’ tandasnya.
Meski demikian, pria 36 tahun ini memastikan struktur pimpinan KPU harus segera dituntaskan.
Pihaknya berjanji, penyusunan ketua dan divisi yang akan diampu lima komisioner bisa diputuskan kurang dari dua hari kedepan.
Sehingga masing-masing komisioner bisa langsung bekerja dalam mengawal tahapan Pilwali Mojokerto dan Pilgub Jatim sesuai bidang dan kompetensinya. ’’Kalau tidak besok (hari ini, Red) atau lusa (besok, Red), kami sudah kumpul lagi membahas susunan jabatan, divisi, dan koordinator wilayahnya,’’ pungkasnya.
Sebelumnya, pleno penetapan struktur pimpinan KPU Kota Mojokerto berjalan deadlock. Lima komisioner tidak mencapai kata mufakat dalam memilih sosok yang pantas menjabat sebagai ketua.
Khususnya tiga komisioner yang ngotot mencalonkan diri sebagai ketua, yakni Usmuni, Yahya Sachrul Wahyu Iman, dan Ulil Abshor. (far/fen)
Editor : Imron Arlado