Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mubarok Unggul, Raih 53,4 Persen Suara

F
Penulis: Farisma Romawan❯
JAGA SUARA: Calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Muhammad Albarraa-Rizal Octavian memberikan keterangan pers saat deklarasi kemenangan berdasarkan hasil quick count internal tim pemenangan.
JAGA SUARA: Calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Muhammad Albarraa-Rizal Octavian memberikan keterangan pers saat deklarasi kemenangan berdasarkan hasil quick count internal tim pemenangan.


- Versi Quick Count dan Real Count
- Langsung Gelar Deklarasi Kemenangan


Advertisement

KABUPATEN – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Muhammad Albarraa-Rizal Octavian (Mubarok) dinyatakan menang oleh sejumlah lembaga survei berdasarkan hasil quick count dan real count Pilkada Serentak 2024.

Dua tabulasi, baik dari internal Mubarok maupun Desk Pilkada Kabupaten Mojokerto, perolehan suara paslon nomor urut 2 ini berada angka 53,4 persen dari 100 persen suara masuk (729.275 dari jumlah DPT 845.655).

Perolehan suara tersebut terpaut 7 persen dari paslon nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa'dulloh Syarofi (Idola) yang hanya meraup 46,6 persen. Dengan capaian itu, Mubarok mengklaim kemenangan ini akan sulit tergoyahkan. Bahkan, mereka siap mengerahkan seluruh salinan C hasil yang terkumpul dari relawan dan saksi jika terjadi sengketa saat rekapitulasi suara di KPU.

Advertisement

Albarraa menyampaikan terima kasih kepada relawan dan simpatisan yang telah berjuang membantu memenangkan Mubarok, mulai awal hingga akhir pemilihan. ’’Kami akan merangkul semuanya. Baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Ini bukanlah kemenangan kami secara pribadi, tapi untuk seluruh masyarakat Mojokerto,’’ ungkapnya saat deklarasi kemenangan di kampus Universitas KH Abdul Chalim Pacet, Rabu (27/11) malam.

Calon wakil bupati nomor urut 2, Rizal Octavian yang hadir bersama ayahnya Achmady, bupati Mojokerto periode 2000-2008, memaknai kemenangan tersebut sebagai tugas besar yang harus dilaksanakan. Utamanya, dalam merealisasikan visi, misi, dan program berkah yang digaungkan Mubarok selama kampanye. Yakni, mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur.

Sejumlah masukan ide dan gagasan menjadi perhatian Mubarok saat memimpin Mojokerto lima tahun yang akan datang. ’’Contohnya, segmen olahraga dan kesehatan yang selama ini tertidur, akan kami bangkitkan untuk menjadi lebih maju lagi. Banyak sekali masukan-masukan selama kami berkampanye. Karena beda wilayah beda solusi,’’ tambah Rizal.

Advertisement

Konsultan politik Mubarok, Malik Efendi, menyatakan, perolehan suara yang dikeluarkan sejumlah lembaga survei tersebut tak lepas dari metode hitung cepat dan rekap berjenjang pasca proses pungut-hitung di tingkat TPS rampung. Termasuk, quick count dan real count internal Mubarok yang diklaim memiliki margin eror antara 0,5 hingga 1 persen.

Artinya, kata dia, tabulasi data yang sudah keluar diklaim tidak akan berbeda jauh dari hasil rekap di tingkat KPU. ’’Data yang masuk sudah mencapai seratus persen. Artinya, sudah tidak bisa bergerak lagi. Oleh karena itu, tim paslon Mubarok berani deklarasi kemenangan,’’ ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Suwandy Firdaus mengaku sudah memiliki data lengkap yang menyatakan Mubarok unggul dari Idola. Data tersebut berdasarkan salinan C hasil yang sudah dikumpulkan relawan, dari tingkat desa hingga kecamatan. ’’Itu (salinan C hasil, Red) adalah data valid dan mempunyai kekuatan hukum tetap. Karena seluruh saksi-saksi telah bertanda tangan di situ,’’ tandasnya.

Sementara itu, penetapan paslon terpilih tetap mengacu pada hasil rekapitulasi dan penghitungan suara oleh KPU. Hingga saat ini, KPU Kabupaten Mojokerto masih melakukan proses rekap suara yang akan dimulai hari ini hingga besok di tingkat kecamatan. Setelah itu, KPU akan kembali merekapitulasi hasil penghitungan suara dari 18 kecamatan untuk menentukan calon terpilih yang akan memimpin Kabupaten Mojokerto periode 2025-2030 mendatang.

’’Sesuai jadwal pada PKPU Nomor 18 Tahun 2024, tentang Rekapitulasi dan Penghitungan Suara Pilkada, rekap tingkat kecamatan dimulai tanggal 29 dan 30 November. Sedangkan tingkat kabupaten, paling lambat tanggal 9 Desember,’’ ungkap Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Rendy Oky Saputra.


Idola Fokus Kawal Tahap Rekapitulasi

Terpisah, tim pemenangan calon bupati-calon wakil bupati nomor urut 1, Ikfina Fahmawati -Sa’dulloh Syarofi (Idola), Afidah mengatakan, pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait hasil penghitungan suara pemilihan bupati (pilbup) versi quick qount dan real qount

Menurutnya, kini tim pemenangan Idola memilih untuk fokus mempersiapkan saksi-saksi mengawal rekapitulasi suara di tingkat kecamatan yang dijadwalkan mulai hari ini. ”Tim saat ini sedang mempersiapkan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan besok (hari ini). Jadi, mempersiapkan saksi, supaya memastikan di tingkat kecamatan itu hasilnya sesuai dengan hasil penghitungan di TPS (tempat pemungutan suara),” ungkapnya dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) tadi malam.

Tim pemenangan Idola juga enggan menanggapi serius klaim keunggulan raihan suara paslon nomor urut 2, Muhammad Albarraa-Rizal Octavian (Mubarok). Termasuk hasil penghitungan cepat yang dilakukan internal tim Idola sendiri.

”Kalau mau mengklaim (kemenangan) itu kan hak masing-masing orang. Kan yang mempunyai legal formal di tingkat kecamatan,” tandas mantan komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Mojokerto ini. (far/ori/ris)

 

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer