
- Ribuan Personel Gabungan Disebar Amankan TPS Pilkada
- Kapolres Sebut Kabupaten Teridentifikasi Tidak Ada Kerawanan
MOJOKERTO RAYA – Sebanyak 255 personel Polres Mojokerto Kota diterjunkan untuk mengamankan 558 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di wilayah kota dan wilayah utara Sungai Brantas. Selama tiga hari bertugas, mereka dibekali sejumlah perlengkapan, dari jas hujan hingga vitamin. Sementara itu, sedikitnya 620 personel Polres Mojokerto berikut 30 personel bantuan kendali operasi (BKO) Brimob dikerahkan untuk mendukung kelancaran pilkada pada Rabu (27/11) besok.
Ratusan personel itu dilepas dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada 2024 di mapolres, Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, kemarin (25/11). Para anggota yang berdinas di polres dan enam polsek jajaran itu bertugas menjaga TPS mulai hari ini (26/11), sampai Kamis (28/11) atau sehari setelah pencoblosan, Rabu (27/11).
Apel yang diikuti sebanyak 255 personel sesuai surat penugasan itu dipimpin Kepala SPN Polda Jatim Kombespol Agus Wibowo selaku perwira pengamat wilayah (pamatwil). Agus meminta agar semua personel, termasuk pimpinan, menjaga kewaspadaan menjelang dan pasca pemungutan suara. ”Walaupun dirasa aman, tapi jangan underestimate dan tidak gegabah ambil keputusan,” ujarnya.
Agus memerintahkan agar personel mewaspadai setiap pergerakan yang berpotensi menimbulkan gejolak dari masyarakat umum maupun sesama polisi. ”Jadi, saya harapkan netralitas tetap dijaga, terutama pada saat pasca (pencoblosan),” tandasnya.
Para personel ini bakal bertugas mengamankan 558 TPS di wilayah hukum Polres Kota. Jumlah itu, meliputi 192 TPS di Kota Mojokerto, dan 366 TPS di Kabupaten Mojokerto di wilayah utara Sungai Brantas.
Sejak pekan lalu, mereka telah menerima pembekalan terkait pengamanan pilkada dan buku saku yang berisi potensi kerawanan, serta cara bertindak.
Guna menunjang pelaksaan tugas, kemarin personel dibekali sejumlah perlengkapan untuk kebutuhan selama tiga hari. Di antaranya, jas hujan, seragam ganti, hingga paket kebutuhan kesehatan. Meliputi, masker, madu, dan vitamin.
Sementara itu, ratusan personel Polres Mojokerto disiagakan untuk segera disebar mengamankan ribuan tempat pemungutan suara (TPS). Hal ini, seiring dengan digelarnya Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di halaman Mapolres Mojokerto, kemarin (25/11).
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menuturkan, sedikitnya 620 personel kepolisian berikut 30 personel bantuan kendali operasi (BKO) Brimob dikerahkan untuk mendukung kelancaran pada 27 November mendatang. "Keseluruhan, total 3.600 personel gabungan bersama instansi lainnya. Baik TNI, satlinmas, hingga BPBD," ujarnya.
Data yang dihimpun, terdapat 845.655 daftar pemilih tetap (DPT) dan 1.618 tempat pemungutan suara (TPS) di 304 desa/kelurahan se-Kabupaten Mojokerto. Nantinya, ratusan personel Polri disebar ke ribuan TPS tersebut dengan pola pengamanan khusus. ”Wilayah Kabupaten Mojokerto ini teridentifikasi tidak ada kerawanan," beber Ihram.
Pihaknya memastikan, kepolisian berkomitmen menempatkan diri di posisi netral dalam mengawal kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur politik tersebut. "Kami tekankan kalau netralitas adalah harga mati untuk kita (polri),” tandasnya. (adi/vad/ris)



