
KOTA – Memasuki masa tenang Pilkada 2024, alat peraga kampanye (APK) paslon mulai diturunkan kemarin (24/11). Tak hanya oleh KPU, penertiban baliho dan segala bentuk media kampanye juga dilakukan ratusan jajaran pengawas di bawah Bawaslu.
Sasaran penertiban diprioritaskan terhadap APK yang terpasang di jalan-jalan protokol. Papan bergambar paslon pilwali dan pilgub dicopot dan diangkut kendaraan satpol PP. Kegiatan ini sudah diawali KPU pada Minggu dini hari dengan menyasar APK yang dipasang oleh penyelenggara pilkada.
’’Selain yang dipasang KPU, penertiban diserahkan ke paslon. Tapi sampai hari ini masih banyak yang bertebaran, karena itu Bawaslu ikut menertibkan,’’ kata Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Dian Pratmawati.
Kemarin petang, penertiban dilakukan Bawaslu dengan melibatkan ratusan anggota pengawas TPS (PTPS), Panwascam, dan PKD. Bersama petugas satpol PP dan dishub, mereka mempreteli setiap APK yang tersebar di jalan protokol. Penurunan gambar paslon ini sampai menggunakan mobil crane untuk menyasar reklame besar.
Penertiban APK pada masa tenang juga menjadi atensi Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro. Pihaknya meminta agar seluruh media kampanye itu dibersihkan.
’’Saya lihat sepanjang perjalanan saya dari rumah ke sini masih banyak, tentu ini harus segera dibersihkan karena di masa tenang sudah tidak boleh ada lagi istilah kampanye,’’ ungkapnya saat membuka apel pengawas pemilu di Gor Indoor Tenis, kemarin. (adi/fen)



