
Hasil Sidak Pemkot dan DPRD ke Gudang KPU Kota
- Bawaslu Jatim Imbau Cegah Pelanggaran Kampanye saat Masa Tenang
KOTA – Pemkot dan DPRD Kota Mojokerto meninjau kesiapan distribusi logistik Pilkada 2024 di gudang KPU Kota Mojokerto di Jalan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, kemarin (22/11). Hasilnya semua logistik dipastikan siap disalurkan ke TPS pada malam sebelum pencoblosan 27 November nanti.
Sidak dipimpin langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dan Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti. Pengecekan dilakukan terhadap kotak suara, bilik, hingga surat suara. Dalam kunjungan ini, Ali Kuncoro menekankan pentingnya upaya bersama menjaga keamanan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pilkada.
”Angka partisipasi pemilih harus dijaga agar tidak turun. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat harus terus mendorong kesadaran memilih, karena setiap suara sangat berarti,” ucapnya di lokasi.
Mas Pj, sapaan karib Ali Kuncoro, juga mengingatkan agar semua tahapan berjalan sesuai regulasi. Dia meminta KPU untuk memastikan tak ada kesalahan prosedur. ”Dan, jaga netralitas dalam setiap langkah, agar masyarakat tetap percaya pada proses demokrasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menilai KPU telah melakukan persiapan secara matang. Politisi PDIP ini pun berharap tahapan pilkada berjalan tanpa hambatan sampai lepas pemungutan suara nanti. ”Mengingat, ini adalah hajatan besar yang melibatkan seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua KPU Kota Mojokerto Usmuni menjelaskan, logistik akan didistribusikan pada malam H-1 pencoblosan, yakni 26 November, sekaligus untuk menjamin keamanan. Langkah itu, mengingat wilayah kota yang cukup kecil, sehingga penyaluran ke TPS bisa berjalan cepat. ”Kami pastikan seluruh tahapan sudah disiapkan dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, masyarakat Kota Mojokerto diajak ikut mencegah dan melaporkan apabila menemukan pelanggaran berupa aktivitas kampanye selama tiga hari jelang coblosan pada 27 November nanti. itu disampaikan Bawaslu Provinsi Jatim dalam forum Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Mengawal Pemilihan 2024 yang Demokratis dan Bermartabat, kemarin (22/11).
Kegiatan di Hotel Lynn Jalan Empunala, Kota Mojokerto ini diikuti ratusan masyarakat dari berbagai elemen. Meliputi, berbagai komunitas ojek online, kelompok pekerja rumahan, gabungan organisasi wanita, serta organisasi kemahasiswaan.
Sub Koordinator SDM dan Umum Bawaslu Jatim Rahmawan Hidayat mengatakan, masyarakat memang memiliki peran penting untuk ikut mengawal pelaksaan pilkada melalui pengawasan pastisipatif. Karena itu, upaya peningkatan kesadaran terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi. ”Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat bisa turut mencegah terjadinya pelanggaran,” ujarnya.
Anggota Bawaslu Kota Mojokerto Ilham Bagus Priminanda menambahkan, pihaknya berharap masyarakat turut mengawal masa tenang yang berlangsung selama tiga hari dan terhitung mulai besok tersebut. Masyarakat diimbau untuk mencegah dan melaporkan terjadinya pelanggaran apabila menemukan kegiatan kampanye selama masa tenang. ”Untuk masa tenang tanggal 24-26 November nanti sudah tidak dibolehkan lagi kampanye. Bapak ibu nanti bisa partisipatif mencegah ketika masih ditemukan kampanye,” tuturnya.
Ilham menambahkan, Bawaslu selama ini mengedepankan langkah pencegahan daripada penindakan. Karena itu, masyarakat yang menemukan pelanggaran kampanye diminta untuk mengambil langkah dengan mengingatkan terlebih dahulu. ”Jika diingatkan masih bandel, nanti bisa dilaporkan ke Bawaslu. Dalam laporan ini juga harus memenuhi syarat materil dan formil berupa bukti foto, dokumentasi, dan kejadiannya seperti apa,” beber Ilham. (adi/ris)



