Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapas Tangguhkan Layar Napi Hingga Pilkada Tuntas, Cegah Perubahan Pemilih

Y
BISA MENCOBLOS: Ratusan napi Lapas Mojokerto mendapat sosialisasi pilkada dari KPU Kota Mojokerto, Jumat (15/11).
BISA MENCOBLOS: Ratusan napi Lapas Mojokerto mendapat sosialisasi pilkada dari KPU Kota Mojokerto, Jumat (15/11).

KOTA – Penindahan narapidana ke lapas lain tak akan dilakukan Lapas Mojokerto dalam waktu dekat. Proses melayar napi ini ditangguhkan hingga tahapan pilkada tuntas karena mereka bakal menyalurkan hak suara.
Kasi Binadik Lapas Mojokerto Bambang Budiantoro Hutabarat mengatakan, sementara ini pelayaran napi ke lapas lain tidak dilakukan. Kebijakan itu berkaitan dengan pemungutan suara pilkada yang akan berlangsung Rabu (27/11) pekan depan. ’’Supaya pemilihnya tidak berubah, jadi untuk masa pilkada ini tidak ada napi yang dilayar,’’ jelasnya, kemarin.
Jumlah pemilih di lapas diestimasi mencapai 1.071 orang. Itu meliputi napi dan tahanan serta para pegawai lapas. Terdapat 935 orang yang diperkirakan akan mencoblos untuk pemilihan gubernur dan 136 pemilih calon wali kota. Jumlah tersebut didapat dari DPT di dua TPS khusus di lapas serta perkiraan keluar masuknya napi hingga hari pencoblosan.
Bambang mengatakan, perubahan jumlah warga binaan yang dinamis membuat pemindahan napi ke lapas lain tidak dimungkinkan. Sebab, jika dilayar napi terancam tak bisa menyalurkan hak suaranya karena keluar dari wilayah domisili. ’’Jadi kami menjaga agar mereka yang memiliki hak suara tetap bisa mencoblos,’’ tandasnya.
Jumlah warga binaan di lapas saat ini sekitar 950 orang. Angka tersebut tiga kali lebih banyak dari kapasitas normal penjara di Jalan Tamansiswa, Kota Mojokerto itu. Pelayaran napi menjadi salah satu upaya mengurangi tingkat overkapasitas sekaligus mengantisipasi gejolak akibat napi dengan tingkat risiko tinggi.
Bambang menyatakan, selama ini sosialisasi mengenai tahapan pilkada telah diberikan ke warga binaan. Bahkan, lapas memfasilitasi penyiaran debat publik calon gubernur dan wali kota agar calon pemilih mendapat informasi tentang kandidat. Di sisi lain, KPU juga memastikan semua warga binaan yang berhak memilih dan terdaftar dalam DPT bisa memberikan hak suaranya dengan lancar dan mudah. (adi/fen)


Advertisement

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Bahasa Arab, Napi di Lapas Mojokerto Lulus Ngaji Kitab Kuning

Sempat Kesulitan Bahasa Arab, Napi di Lapas Mojokerto Lulus Ngaji Kitab Kuning

Sebanyak 20 santri Lapas Kelas II-B Mojokerto diwisuda usai dinyatakan lulus ujian Kitab Al-Imrithi.pada Rabu (14/10). Di balik wisuda yang sederhana, para santri telah melalui perjalanan panjang.

Gandeng BPBD, Napi Lapas Mojokerto Simulasi Gempa Bumi di Penjara

Gandeng BPBD, Napi Lapas Mojokerto Simulasi Gempa Bumi di Penjara

Mitigasi bencana alam di lingkup penjara terus dioptimalkan. Untuk mengantisipasi potensi gempa bumi yang bisa terjadi kapan pun, Lapas Kelas II-B Mojokerto menggandeng BPBD Kota Mojokerto untuk menggelar simulasi dan m

Sejoli Napi di Lapas Mojokerto Ikrar Janji Suci di Balik Jeruji

Sejoli Napi di Lapas Mojokerto Ikrar Janji Suci di Balik Jeruji

Suasana sakral menyelimuti Masjid At-Taubah, Lapas Kelas II-B Mojokerto, Selasa (29/9). Hal ini seiring berlangsungnya ikrar janji suci pernikahan dua warga binaan berinisial DJ dan IM. Prosesi sakral di tengah masa huku

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer