
Angkat Tema Kesejahteraan dan Pelayanan
KOTA - Debat publik pasangan calon wali kota dan wakil wali kota (Pilwali) Mojokerto segera memasuki tahap akhir. KPU menjadwalkan debat yang ketiga ini digelar pada Sabtu (16/11) lusa. Ajang adu gagasan pemungkas itu bertema kesejahteraan dan pelayanan masyarakat.
Anggota KPU Kota Mojokerto Yahya Sachrul Wahyu Iman Asyidiq mengatakan, persiapan debat ketiga tengah dilakukan. Sejumlah hal telah disepakati bersama penghubung (LO) paslon dan stasiun televisi selaku penyelenggara teknis debat. Selain menetapkan jadwal pelaksaan pada 16 November, lokasi debat kembali menempati Hotel Ayola Sunrise. ’’Debat ketiga sudah disepakati tanggal 16 November di Ayola,’’ ujarnya, kemarin (13/11).
Yahya menjelaskan, dalam debat terakhir ini, paslon berbicara seputar upaya meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat. Masing-masing paslon diminta memberi paparan, saling berdebat, serta menjawab pertanyaan dari tim panelis yang berisi para akademisi mengenai tema tersebut.
Menurutnya, debat pemungkas ini penting bagi paslon serta masyarakat sebagai pemilih. Sebab tema yang akan dibahas menyangkut persoalan fundamental, yakni kesejahteraan dan layanan publik. ’’Ini nanti klimaksnya. Karena masyarakat intinya pasti ingin disejahterakan dan bagaimana nanti cara paslon mewujudkan itu,’’ beber Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM tersebut.
Yahya menyatakan, debat ketiga akan digelar secara maksimal dengan memperhatikan sejumlah hal yang menjadi catatan dalam debat sebelumnya. Rapat koordinasi pun bakal kembali digelar sebelum pelaksanaan guna mematangkan persiapan. ’’Tentunya kami memperhatikan debat-debat sebelumnya untuk kami evaluasi sehingga bisa lebih baik lagi,’’ tandasnya. (adi/fen)
