Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Politik
icon featured
Politik
KH Chusaini Ilyas di Pengajian DPC PDIP Kota

Tumbuhkan Jiwa Nasionalis Religius dengan Kegiatan Keagamaan

01 November 2021, 09: 03: 55 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Tumbuhkan Jiwa Nasionalis Religius dengan Kegiatan Keagamaan

SIRAMAN ROHANI: KH Chusaini Ilyas memberi tausiah di kantor DPC PDIP Kota Mojokerto didampingi Ketua DPC PDIP Santoso Bekti Wiboso (kiri) dan Sekretaris DPC PDIP Yustinus Ariyanto (kanan), Minggu (31/10). (Moch. Chariris/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – KH Chusaini Ilyas hadir di tengah-tengah jamaah pengajian rutin yang diselenggarakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Minggu (31/10). Kehadiran Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Misbar, Desa Karangnongko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu diharapkan membawa berkah untuk menumbuhkan jiwa nasionalis dan religius di tubuh partai berlambang moncong putih.

Ketua DPC PDIP Santoso Bekti Wibowo mengatakan, merupakan sebuah kehormatan bisa menyambut langsung kehadiran Kiai Chusaini Ilyas di Kantor DPC PDIP Kota Mojokerto. Sebab, pihaknya tidak menyangka ulama sepuh itu datang untuk memberi tausiah di kantor yang berada di Jalan Tropodo, Nomor 11, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Sebab, kata dia, pihaknya tidak merencanakan jauh-jauh hari sebelumnya. ”Tiba-tiba saja Kiai Chusain berkenan rawuh. Karena beliau sosok ulama yang kharismatik, jadi suatu keberkaah dan suatu kemuliaan untuk PDI Perjuangan Kota Mojokerto,” terangnya kemarin (31/10).

Baca juga: Menjadi Bagian dalam Penanganan Pandemi di Indonesia

Santoso mengungkapkan, kegiatan pengajian di kantor DPC PDIP Kota Mojokerto memang diselenggarakan secara rutin setiap akhir bulan. Namun, agenda kemarin terasa lebih spesial karena jamaah bisa mendapat siraman rohani dari Kiai Chusain. Terlebih, masih dalam momentumnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut dilakukan sebagai evaluasi bulanan dari rangkaian amalan yang dilakukan jamaah. Terdapat tiga kelompok jamaah yang dinaungi DPC PDIP. Masing-masing mengamalkan mengaji Alquran satu juz dan bersalawat rutin tiap hari. ”Jadi, setiap bulan jamaah bisa mengkhatamkan Alquran sebanyak tiga kali. Sedangkan amalan salawat bersama teman-teman kader hampir di kisaran 1 juta kali dalam satu bulan,” tandasnya.

Kegiatan rutin keagamaan yang dimotori DPC PDIP Kota Mojokerto itu telah berjalan selama dua tahun terakhir ini. Santoso berharap, dengan mengisi aktivitas religiusitas akan mampu membangun jiwa politik yang berkebudayaan. 

”Ke depan, kita akan selalu menghadirkan ulama-ulama di Kota Mojokerto supaya bisa memberikan paradigma bahwa PDI Perjuangan selain partai yang nasionalis, juga mengedepankan ke arah religiusitas. Semua ulama juga akan kita sowani untuk membimbing PDIP Perjuangan menjadi organ politik yang nasionalis dan religius,” ungkap politikus yang juga Ketua Umum KONI Kota Mojokerto ini. (ram/fen) 

(mj/ram/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia