Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Fokus Penanganan Kawasan Kumuh secara Berkelanjutan

Rizal Amrulloh • Kamis, 5 Maret 2026 | 07:50 WIB

KOMITMEN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto menyalurkan bantuan program penanganan RTLH ke salah satu penerima manfaat.
KOMITMEN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto menyalurkan bantuan program penanganan RTLH ke salah satu penerima manfaat.

PEMKAB Mojokerto juga fokus untuk menyelesaikan penanganan kawasan kumuh. Tak hanya melakukan peningkatan kualitas permukiman, program ini juga menyasar perbaikan prasarana, sarana dan utilitas secara terpadu dan terintegrasi di sejumlah titik kawasan prioritas.

Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto menuturkan, terdapat tujuh indikator yang diimplementasikan dalam program penanganan kawasan kumuh. Yakni, meliputi pemenuhan pada aspek penataan bangunan permukiman, peningkatan jalan, perbaikan drainase lingkungan, sanitasi, penyediaan air bersih, pengelolaan persampahan, hingga pengendalian bencana kebakaran. ’’Salah satu program penanganan kawasan kumuh yang sudah terselesaikan di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar,’’ paparnya.

Bambang menyebutkan, program penanganan kawasan permukiman kumuh di Desa Kepuhanyar merupakan hasil kolaborasi dengan Pemprov Jatim yang memiliki kewenangan dengan luasan kumuh di atas 10-15 hektare. Sentuhan penanganan meliputi perbaikan rumah tidak layak huni atau bedah rumah. Selain itu, dalam program tersebut juga dilakukan penyediaan akses air minum aman melalui pembuatan sumur dalam dan jaringan perpipaan hingga sambungan rumah.

PUSAT PEMERINTAHAN BARU: Petugas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto melakukan proses pengukuran tanah di lahan calon Ibu Kota Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Mojosari.
PUSAT PEMERINTAHAN BARU: Petugas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto melakukan proses pengukuran tanah di lahan calon Ibu Kota Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Mojosari.

Termasuk juga peningkatan jalan lingkungan lengkap dengan drainase, trotoar dan pavingisasi. Serta pembangunan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) komunal. ’’Jadi dari tujuh indikator penanganan kawasan kumuh sudah terpenuhi semuanya,’’ tandas dia.

Dari total luas permukiman kumuh di Kabupaten Mojokerto seluas 246,51 hektare, secara kumulatif capaian penanganan secara absolut telah menyentuh 50,75 hektare. Ke depan, Pemkab Mojokerto berkomitmen akan menuntaskan sisa luasan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan.

Bambang menegaskan, program penanganan kawasan permukiman ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat. ’’Program strategis Pak Bupati dan Wakil Bupati ini merupakan amanah untuk membantu warga yang tidak mampu dan mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto,’’ tandasnya.

Melalui sejumlah program prioritas yang diusung Gus Bupati-Wabup dr Rizal, persentase penduduk miskin di Kabupaten Mojokerto berhasil menunjukkan tren penurunan. Dari sebelumnya sebesar 9,37 persen di tahun 2024 turun menjadi 8,79 persen di pada triwulan III tahun 2025. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#gus barra #Pemkab Mojokerto #inovasi opd #setahun kepemimpinan mubarok #dprkp2 kabupaten mojokerto