SUASANA kemerdekaan dan kebersamaan sangat mewarnai Ngaji Bareng KH Anwar Zahid ini. Anggota dewan bersama jemaah yang hadir semua kompak mengenakan simbol merah putih.
Ada yang mengibarkan bendera, memakai ikat kepala merah putih, bahkan memasang bunga merah putih di dada. ’’Makna dari simbol-simbol itu semua adalah menunjukkan cinta kita kepada Tanah Air,’’ terang Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj Ayni Zuroh, SE, MM.
Dia menuturkan, perayaan HUT RI yang dibingkai dalam acara religius ini sengaja digulirkan demi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Di mana, wilayah dengan 18 kecamatan tersebut memang memiliki kesamaan dalam budaya, sejarah, dan tradisi.
Yakni, sebagai daerah yang tidak bisa dilepaskan dari masa kemerdekaan RI dan Kerajaan Majapahit. Para pejuang, syuhada, pahlawan, dan kiai bahkan tak sedikit yang gugur di medan perang ketika melakukan perlawanan terhadap penjajah demi merebut kemerdekaan RI di Mojokerto.
’’Artinya sekarang sudah menjadi tugas kita bersama bagaimana anggota dewan dapat melayani masyarakat dengan baik, mendekatkan diri dengan semua elemen, dan tentunya bersama-sama membangun Mojokerto lebih baik,’’ jelas dia. Sehingga di tengah momentum kemerdekaan ini, Zuroh lantas mengajak semua wakil rakyat aktif turun ke masyarakat. Menggali aspirasi, mengawal kebijakan publik, dan menjadi solusi demi kebaikan bersama dan NKRI.
Editor : Hendra Junaedi