Sasar Tiga Desa di Kecamatan Sooko dan Trowulan
KABUPATEN - Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto pada Rabu (4/2) menyebabkan belasan rumah warga rusak. Dampak akibat cuaca ekstrem tersebut terjadi di tiga wilayah desa di Kecamatan Sooko dan Trowulan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengungkapkan, wilayah terdampak bencana paling parah terjadi di Kecamatan Sooko. Terdapat delapan rumah warga yang mengalami rusak akibat tersapu angin kencang. Masing-masing tersebar di Dusun Sanggrahan, Desa Ngingasrembyong yang terdapat enam rumah terdampak.
Salah satunya rumah milik Yudi yang mengalami kerusakan berat karena bangunan dapur dengan luas sekitar 16 meter persegi ambruk. ’’Tim BPBD telah menuju lokasi terdampak untuk penanganan awal dan menyalurkan bantuan terpal untuk sementara pada rumah yang rusak,’’ ungkap Rinaldi, kemarin (5/2).
Selain itu, di Kecamatan Sooko angin kencang juga melanda Desa Wringinrejo. BPBD mencatat, terdapat dua rumah warga yang mengalami rusak sedang dan ringan. Angin kencang yang disertai hujan lebat juga menerjang wilayah Kecamatan Trowulan. Akibatnya, enam rumah di Dusun Nglinguk dan Dusun Unggahan, Desa Trowulan juga porak-poranda. ’’Total ada 14 rumah warga terdampak angin kencang di tiga desa,’’ imbuhnya.
Selain rumah, angin kencang juga menyebabkan pohon bertumbangan di sejumlah titik. Meliputi Desa Balongmojo, Banjaragung, dan Kenanten, Kecamatan Puri; Desa Japan, Kecamatan Sooko; serta di Desa/Kecamatan Trowulan.
Rinaldi mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Karena cuaca ekstrem diprediksi masih membayangi wilayah Kabupaten Mojokerto di sepanjang bulan Februari ini. ’’Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,’’ tandas mantan kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto ini. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah