Naik Sepeda, Seberangi Jalan, Terjadi di Depan Balai Desa
GEDEG – Seorang nenek tewas ditabrak pemotor saat bersepeda di jalan raya kampungnya, Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg, kemarin (15/7). Insiden pada pagi buta itu menimpa korban ketika hendak berangkat ke pasar.
Korban diketahui bernama Satunah, 72. Berdasarkan rekaman CCTV, Kecelakaan di depan Balai Desa Jerukseger itu terjadi pukul 05.15. Mulanya korban menyeberang dari gang di sebelah timur jalan ke arah utara bersama dua pemotor. Lansia berdaster hijau itu tampak menuntun sepeda ontelnya yang berwarna merah.
Setelah beberapa langkah, korban lantas berhenti di tengah jalan. Di jalur sebelah barat itu, Satunah terlihat mencari posisi pedal untuk menaiki sepedanya. Seketika itu pula, pemotor Honda Vario berinisial WLD, laki-laki 52 tahun, melaju dari selatan.
Korban pun tertabrak dari arah belakang. Benturan menyebabkan kedua pengendara seketika tergeletak di lokasi. Dalam rekaman CCTV yang sama, terlihat sejumlah warga mendekat usai kejadian untuk memberi pertolongan. Seorang warga meminggirkan sepeda ontel dan pemotor yang sebelumnya terjatuh mampu berdiri. Sedangkan Satunah tak bergerak.
Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sujito mengatakan, korban sebetulnya masih hidup usai tabrakan. Namun, lansia tersebut meninggal saat dilarikan ke RSUD RA Basoeni, Gedeg. ”(Korban) sempat dipinggirkan warga dan waktu itu langsung diangkut ke rumah sakit, tapi meninggal di perjalanan,” jelas dia.
Menurutnya, kecelakaan dialami Satunah saat hendak berangkat ke pasar untuk berbelanja. Sedangkan WLD disebut sedang perjalanan menuju ke tempat kerja. Meski tak melaju kencang, polisi menduga warga Gedeg itu tak mengatahui korban sedang menyeberang. Terlebih insiden ini juga terjadi saat kondisi jalan masih gelap.
Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Galih Mubaroq mengimbau pengguna jalan selalu berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas. ”Pengendara diharapkan menjaga konsentrasi dan etika berkendara untuk keselamatan bersama,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi