
BANGSAL - Seekor sapi betina milik di Dusun Gampang, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, terperosok ke dalam septic tank sedalam dua meter pada Kamis (5/11) sore. Peristiwa tersebut terjadi setelah hewan ternak tersebut terlepas dari kandang.
Insiden yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB tersebut bermula saat Kusmiyati, 54, pemilik sapi selesai menggoreng kerupuk di dapur. Sisa bara yang masih menyala kemudian dibuang ke dekat kandang hingga memicu kebakaran wadah pakan ternak. ”Karena tempat makan terbakar, sapi akhirnya gindrang (panik, Red) dan terlepas,” terangnya kemarin.
Setelah keluar dari kandang, sapi berusia sekitar delapan bulan tersebut mendadak terperosok ke dalam sumur septic tank. Karena kondisi masih hidup, kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh warga ke Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto untuk meminta bantuan evakuasi.
Sejumlah personel yang tiba ke lokasi kejadian kemudian langsung melakukan upaya penyelamatan menggunakan chain block. Tim evakuasi sempat menghadapi kendala teknis saat proses pengangkatan sapi secara manual tersebut.
”Sapi terperosok ke dalam septic tank dengan kedalaman kurang lebih dua meter. Kendalanya karena diameter sumur terlalu sempit,” jelas Komandan Pos 1 Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Soekamto.
Penyelamatan yang melibatkan petugas Damkar, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto, serta relawan dan warga setempat berlangsung selama hampir dua jam. Seekor sapi berbobot sekitar 1 kuintal lebih ini akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.20 WIB. ”Alhamdulillah kondisi sapi dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (ram/fen)



