25.8 C
Mojokerto
Saturday, December 3, 2022

Usai Begal Payudara, Residivis Jambret Asal Mojokerto Ini Lalu Ejek Korbannya

Enam Kali Beraksi, Sasar Mama Muda

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – EDW, warga Dusun Ngembeh, Desa Penanggungan, Kecamatan Pacet, terancam hukuman sembilan tahun penjara. Residivis kasus jambret ini diringkus polisi lantaran diduga membegal payudara enam ibu muda di Kabupaten Mojokerto.

Terduga pelaku telah melancarkan aksi bejatnya selama lima bulan terakhir. Korban begal payudaya rata-rata merupakan perempuan muda. ”Pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul begal payudara di Kecamatan Trawas empat kali dan Kecamatan Pungging dua kali,” kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani.

Dalam aksinya, EDW mencari sasaran dengan berkeliling mengendarai motor. Seperti yang menimpa SON, 24, asal Desa Sekolapak, Kecamatan Trawas. Kejadian 6 Juli lalu dialami korban ketika berkendara menuju tempat kerjanya di Jalan Raya Desa Belik, Kecamatan Trawas. Terduga pelaku tiba-tiba memepetnya dari arah belakang dan meremas payudaranya dengan tangan kanan. ”Setelah itu pelaku melaju terus sambil senyum mengejek atau merendahkan korban,” jelasnya.

Baca Juga :  Indonesia Juara Umum Indonesia Para Badminton International 2022

Korban dan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu gagal mengejar pelaku yang kabur. Aksi dengan modus serupa juga dilakukannya terhadap para korban di tempat lain. Gondam mengungkapkan, setelah serangkaian penyelidikan, pihaknya berhasil meringkus terduga pelaku. EDW ditangkap di sebuah warung Kopi di Jalan Surabaya-Pasuruan, Latek, Bangil, Pasuruan.

Dari pemeriksaan, EDW diketahui merupakan residivis. Dia dua kali dipenjara atas kasus penjambretan di Jember dan Mojokerto. Kini, EDW telah ditahan dan terancam hukuman sembilan tahun penjara sebagaimana Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 6 huruf a UU RI Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/