alexametrics
32.8 C
Mojokerto
Friday, October 7, 2022

Sopir Ngantuk, Truk Muatan 11 Ton Besi Tua Nyemplung Kali

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kamis (22/9) pagi sekitar pukul 07.00. Truk bernopol H 9982 AE nyemplung ke kali setelah menghantam pembatas jalan.

Muatan besi tua seberat 11 ton tumpah. Sedangkan, sang sopir, sempat terjepit di ruang kemudi dan mengalami luka-luka. Truk nahas itu dikemudikan Buhudianto, 52, warga Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Ceritanya, semula Hudianto mengemudikan truk dari Kudus dan hendak menuju ke kawasan Wiringanom, Gresik.

Setiba di lokasi kejadian, sopir truk mengantuk sehingga oleng ke kiri. Truk mengangkut besi tua ini kemudian menabrak pembatas jalan atau guardrail.

Baca Juga :  Selama Setahun, 57 Orang Meregang Nyawa di Jalan

Namun, laju truk tak lantas berhenti. Truk terus berjalan hingga akhirnya terjun ke parit. ”Mengantuk,” kata Hudianto.

Tak sekadar nyemplung kali. Truk juga terguling. Dengan posisi roda bagian kanan berada di atas. Sedangkan, semua muatan besi tumpah.

Bahkan, bagian bodi truk menimpa pagar rumah warga. ”Saya tidak tahu. Tahu-tahunya sudah di kali. Tahu kalau kecelakaan setelah mendengar mak grobyak, gitu,” imbuh dia.

Hudianto sempat terpelanting di ruang kemudi truk. Namun, dia berhasil keluar sendiri, karena hanya mengalami luka-luka ringan. ”Keluarnya cari jalan sendiri, nggak ada yang nolong,” tambahnya.

Hudianto berencana mengirimkan 11 besi tua yang dimuatnya ke PT Prima Beton, Wringinanom, Gresik. ”Saya cuma lecet-lecet sedikit di kaki,” katanya.

Baca Juga :  Senggolan saat Nyalip, Bikers Asal Bangsal Tewas Disambar Truk

Kecelakaan tunggal ini sempat mengganggu arus lalu lintas Gedeg-Mlirip, Mojokerto. Menyusul, truk yang terguling di sungai tersebut sempat menjadi tontonan warga dan pengendara.

Truk baru dievakuasi dengan bantuan derek, setelah petugas kepolisian datang ke lokasi melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). (adi/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/