25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

25 Ton Jagung Pipil Tercecer di Jalan Nasional Trowulan Mojokerto

Truk Gandeng Terguling Usai Terabas Razia

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Truk bermuatan jagung pipil terguling di jalan nasional Trowulan, kemarin pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi di sekitar Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Trowulan tersebut. Diduga, truk hilang kendali saat berupaya menerobos operasional jembatan timbang hingga akhirnya terguling.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tunggal yang melibatkan truk gandeng bernopol L 9621 UC tersebut terjadi sekitar pukul 08.30. Mulanya, truk yang dikemudikan M Yunus, 29, warga Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, itu melaju dari arah Surabaya menuju Jombang.

Berkendara seorang diri, Yunus yang hendak mengirim jagung pipil sekitar 25 ton dari wilayah Pasuruan menuju Cirebon itu melaju dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Sesampainya di jembatan timbang UPPKB Trowulan, petaka bermula. Yunus berupaya menghindari cegatan petugas jembatan timbang yang mewajibkan angkutan barang menakar muatannya.

Baca Juga :  Wali Kota Mojokerto Ning Ita Motivasi Pendidik Lahirkan Inovasi

Saat banting setir ke kanan usai menghindari petugas, ban depan sisi kiri truk meletus. Alhasil, truk gandeng menghantam median jalan. Hingga badan truk masuk ke jalur lawan dan terguling. ”Memang ini tadi (kemarin) sedang kita lakukan sosialisasi terkait ODOL. Jadi semua angkutan barang harus masuk jembatan timbang. Tapi, sopir truk ini tidak mau belok, malah berusaha menerobos dan bahkan hampir menabrak petugas,’’ ungkap Anggianto Siregar, salah seorang petugas UPPKB Trowulan, di lokasi.

Beruntung, kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban. Saat insiden terjadi, lalu lintas di lokasi sedang lengang. Hanya saja, tergulingnya truk gandeng tersebut mengakibatkan muatan jagung tercecer di kedua jalur. Bahkan, insiden tersebut sempat diwarnai pertikaian antara salah seorang petugas dishub dengan sang sopir hingga hampir adu jotos.

”Sopirnya selamat. Malah setelah keluar dari truk itu sopirnya berantem sama petugas. Tapi akhirnya dilerai petugas lainnya. Katanya, truk itu banting setir ke kanan sampai terguling gara-gara kaget setelah spionnya dipukul petugas. Padahal truk ini nerobos nggak mau masuk timbangan,” ucap Wartik, 56, warga setempat.

Baca Juga :  Miris, Seorang Pelajar Asal Ngoro Pilih Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Anggianto menampik adanya pertikaian hingga hampir berujung adu jotos tersebut. Menurutnya, stik lamp yang dibawa petugas tidak sengaja menyenggol badan truk saat mencegat truk gandeng tersebut di tengah jalan. ”Tidak ada yang mukul spionnya, itu pembelaannya saja. Karena truk ini sebenarnya nggak mau belok masuk jembatan timbang. Jadi lampu stik yang dibawa petugas nyenggol badan truk itu,” terangnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M Bayu Agustyan mengatakan, diduga kecelakaan tunggal tersebut dipicu kelalaian sopir truk. Terlebih, saat diperiksa petugas, sopir truk berkendara tanpa dilengkapi surat-surat lengkap. ”Tidak ada korban. Diduga, truk hilang kendali saat menerobos petugas dan tidak berkenan masuk timbangan hingga akhirnya terguling,” ungkapnya di lokasi, kemarin. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/