Lebih dari 200 siswa langsung bekerja di industri mitra. Puluhan lulusan menjadi wirausaha muda, mengembangkan usaha keluarga, dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal.
”Setiap tahun, kita menggelar job fair untuk mempertemukan ratusan siswa dengan industri dan perusahaan besar. Di samping sebagai support bagi yang berwirausaha, kami juga berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk membantu permodalan usaha bagi alumni SMK Mutia Ngoro,” imbuh Kepala SMK Mutia Ngoro Ednan Rudianto.
Di sisi lain, SMK Mutia Ngoro terus berupaya mendekatkan komunikasi dengan wali murid. Yakni, melalui agenda grand meeting alias rapat akbar tahunan yang menjadi ajang pengambilan rapor siswa.
”Wali murid SMK Mutia kami beri doorprize dalam kegiatan tersebut. Begitu pula dalam program open day school yang digelar setiap tahun ajaran baru. Beragam kegiatan ini, wali murid tetap kita libatkan, agar jalinan komunikasi antara orang tua dan sekolah tetap terjaga,” tambahnya.
Dia berharap, dari deretan terobosan sekolah dengan didukung enam program keahlian ini membuat animo masyarakat semakin meningkat untuk menyekolahkan putra-putri mereka di SMK Mutia Ngoro.
”Alhamdulillah, dalam kurun empat tahun terakhir ini, pendaftaran yang kami buka lebih awal selalu habis di-booking oleh orang tua siswa. Dan dengan capaian ini, harapannya masyarakat semakin yakin untuk menitipkan putra-putrinya dididik di SMK Mutia Ngoro,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah