Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siswa Tamatan MA di Mojokerto Lebih Memilih Bekerja, Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Minim

Indah Oceananda • Kamis, 29 Januari 2026 | 07:35 WIB

 

BELUM SIGNIFIKAN: Siswa MAN Kota Mojokerto saat mengikuti tes ANBK beberapa waktu lalu.
BELUM SIGNIFIKAN: Siswa MAN Kota Mojokerto saat mengikuti tes ANBK beberapa waktu lalu.
KOTA – Seluruh madrasah aliyah (MA) dipastikan sudah menyelesaikan input pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Meski minat siswa dalam melanjutkan kuliah masih minim, namun dipastikan kesempatan pendaftaran di jalur prestasi tersebut tidak akan terlewati. 

Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto Pipin Sugiyanto menerangkan, pengisian PDSS di masing-masing satuan pendidikan dibatasi hingga 2 Februari nanti. Dari total empat MA yang ada, semua telah melakukan finalisasi pengisian. ’’Insya Allah untuk pengisian PDSS di keempat madrasah ini sudah tuntas semua,’’ katanya, kemarin (28/1). 

Dia menuturkan, pengisian PDSS harus sesuai dengan jadwal yang tersedia. Sebab, tidak ada perpanjangan waktu jika ada lembaga yang terlewat. ’’Karena jumlah lembaga kita minim, jadi gampang untuk memantaunya,’’ bebernya.

Menurutnya, di tahun ini, siswa MA yang akan melanjutkan ke perkuliahan mengalami penambahan jumlah kendati memang tidak banyak. Hal itu, mengingat minat siswa MA diakui tak sebanding dengan sekolah di bawah naungan dinas pendidikan.

’’Untuk minat meneruskan studi, bagi MA di kota memang belum terlalu tinggi. Tapi, kita pastikan ada penambahan untuk tahun ini. Meskipun belum signifikan juga,’’ paparnya. 

Di MAN Kota Mojokerto, misalnya. Sebagian besar siswa memilih bekerja atau berwirausaha setelah lulus. Sebab, saat mereka menempuh pembelajaran, terdapat kelas vokasi yang membantu peningkatan skill.

’’Jadi, banyak yang lebih tertarik untuk meneruskan wirausaha atau bekerja dibandingkan kuliah,’’ ungkap dia. Kendati demikian, untuk memacu semangat para siswa agar mau meneruskan ke perguruan tinggi, MA di Kota Mojokerto telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus, terutama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

’’Sudah ada MoU (memorandum of understanding) juga untuk penawaran beasiswa. Sehingga siswa MA termotivasi meneruskan ke perguruan tinggi,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pdss mojokerto #PTN #ma mojokerto #Sekolah mojokerto