Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Manfaatkan IT agar Belajar Lebih Bermakna dan Menyenangkan

Indah Oceananda • Rabu, 12 November 2025 | 02:32 WIB

Kusmawati, SMKN 1 Mojoanyar
Kusmawati, SMKN 1 Mojoanyar
 

Ilmu matematika merupakan salah satu mata pelajaran (mapel) yang bagi sebagian besar peserta didik sulit dan tidak banyak diminati. Oleh karena itu, Kusmawati, guru matematika SMKN 1 Mojoanyar ini dituntut pandai-pandai dalam memberikan motivasi belajar bagi peserta didik.

 Untuk membuat siswa merasa senang dalam belajar dan tak alergi dengan matematika, dia pun punya cara tersendiri. Yakni, mengimplementasikan pembelajaran berbasis game yang terintegrasi dengan informasi teknologi (IT). ’’Memanfaatkan gadget yang dimiliki peserta didik. Jadi, saya mengemas soal-soal matematika tidak hanya dalam rangkaian soal yang panjang, tapi dikemas dalam bentuk permainan, baik secara individu maupun kelompok,’’ katanya.

 Menurutnya, banyak media ajar dan game edukatif yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. Sehingga, selama penyampaian materi, dia kerap menggunakan power point, refleksi pembelajaran pada link padlet, hingga game sticky note yang bermanfaat dalam memecahkan permasalahan kontekstual. Hal ini, sekaligus menyelesaikan soal cerita dalam bentuk puzzle. ’’Dari kegiatan tersebut, siswa tidak hanya paham akan tujuan dari apa yang mereka pelajari (mindful learning). Tetapi, juga belajar bermakna (meaningful learning) dan menyenangkan (joyfull learning),’’ imbuhnya. 

Dari segi pemanfaatan teknologi, dia juga melibatkan siswa dalam game edukatif. Seperti melalui wayground, zep quiz, kahoot, dan educaplay. ’’Jadi, gadget mereka tidak hanya sebagai alat untuk bermain game saja, tetapi juga sebagai aset dalam proses pembelajaran,’’ beber pengajar praktik angkatan 11 tahun 2024 ini. Dari situ, siswanya dinilai bisa lebih aktif dan berpikir kritis dalam proses belajar.

 Menurutnya, pemberian motivasi melalui apersepsi dan ice breaking akan menambah peserta didik semangat dalam belajar. ’’Cara-cara tersebut saya terapkan agar membuat matematika bukan mata pelajaran yang menakutkan di mata siswa,’’ tandas guru penggerak angkatan 7 tahun 2023 ini. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#guru favorit #Memanfaatkan Teknologi dalam Proses Belajar #Belajar lebih Efektif #smkn 1 mojoanyar