Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto Hari Ini Dimulai

Khudori Aliandu • Senin, 14 Juli 2025 | 16:10 WIB
CEK KESIAPAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko dan kepala OPD terkait bersama PIC Kemensos melakukan pengecekan kesiapan Sekolah Rakyat di gedung diklat.
CEK KESIAPAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko dan kepala OPD terkait bersama PIC Kemensos melakukan pengecekan kesiapan Sekolah Rakyat di gedung diklat.

Gus Bupati Beri Arahan, Dilanjut Rikkes Siswa

KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memastikan pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di gedung diklat Kecamatan Gedeg mulai beroperasi dengan 50 siswa jenjang SMP hari ini (14/7). Pada hari pertama, mereka bakal menjalani pemeriksaan kesehatan hingga pengenalan lingkungan sekolah bersama orang tuanya.

’’Alhamdulillah sebelumnya penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik daerah dengan kemensos untuk pemanfaatan gedung diklat BKPSDM sebagai sekolah rakyat sudah kita lakukan, dan Insya Allah kita akan memulai Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran baru di Kabupaten Mojokerto (hari ini). Dan kita sudah siap semua, mulai sarana, peserta didik dan tenaga kependidikannya,’’ ungkap Gus Bupati.

Pemkab Mojokerto berharap keberadaan Sekolah Rakyat yang bakal dimulai tahun ini membawa dampak positif bagi masyarakat tidak mampu di Bumi Majapahit. Termasuk untuk keberlangsungan pendidikannya. Lebih lagi sekolah berkonsep asrama yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini gratis 100 persen. ’’Semuanya ditanggung oleh negara. Pendidikan yang gratis semuanya, di asramakan juga gratis. Jadi ini benar-benar untuk membantu masyarakat tidak mampu untuk meningkatkan taraf pendidikannya,’’ jelasnya.

Bahkan, dari hasil pertemuan dengan Kementerian Sosial, sebelumnya di Jakarta, Kamis (10/7, mereka yang berhak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat ini, ke depan mendapat perhatian khusus. Termasuk tempat tinggal dan keluarganya. Sehingga dengan sumber daya manusia yang mumpuni, ke depan apa yang menjadi cita-cita dan keinginan harapannya dapat terwujud. ’’Keluarganya nanti juga diberdayakan, bahkan ketika rumahnya tidak layak huni nanti akan dibangun. Ini terobosan yang luar biasa oleh bapak Presiden. Sekolah Rakyat ini wujud komitmen negara mengentas kemiskinan di kabupaten dan kota seluruh Indonesia,’’ paparnya.

Untuk mengawali ajaran baru hari ini, para peserta didik dijadwalkan hadir bersama orang tuanya di sekolah rakyat. Mereka bakal mendapat arahan dari orang nomor satu di lingkungan Pemkab Mojokerto. Termasuk, bakal menjalani pemeriksaan kesehatan (rikkes) sebagai tahapan awal. ’’Setelah pemeriksaan kesehatan, selanjutnya ada pengenalan lingkungan sekolah, dan langsung tinggal berasrama,’’ urainya.

Sesuai Keputusan Bupati Mojokerto nomor 188.45/176/hk/416-012/2025, pada tahun ajaran baru 2025/2026 yang dijadwalkan dilaksanakan di Gedung Diklat BKPSDM hari ini, Kabupaten Mojokerto mengawali untuk jenjang SMP. Sesuai SK, 50 peserta didik ini terdiri dari 22 laki-laki dan 28 perempuan. Puluhan siswa ini hasil seleksi yang dilakukan petugas dari total 150 anak yang bersedia. Mereka merupakan keluarga prasejahtera sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Sekolah Rakyat #bupati mojokerto #BKPSDM #gedeg mojokerto #gus barraa #dibuka hari ini #gedung diklat