Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bunga Bangkai Jadi Bahan Belajar Luar Kelas Siswa MI di Sooko Mojokerto

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
BAHAN AJAR: Kemunculan bunga itu menjadi bahan pembelajaran dari siswa-siswa dari MI Ihyaul Ulum Kedungpring, Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/11). (Fendy/JPRM)
BAHAN AJAR: Kemunculan bunga itu menjadi bahan pembelajaran dari siswa-siswa dari MI Ihyaul Ulum Kedungpring, Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/11). (Fendy/JPRM)

Advertisement

SOOKO - Fenomena menarik terjadi di Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/11). Sebuah bunga bangkai atau tanaman yang berasal dari umbi suweg (Amorphophallus) tumbuh subur di pekarangan rumah warga setempat dan mendadak menjadi pusat perhatian.

Tidak hanya menarik perhatian warga sekitar yang penasaran ingin melihat bentuk uniknya dari dekat, kemunculan flora langka ini juga dimanfaatkan oleh para pendidik sebagai sarana edukasi. Senin (2/11), puluhan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ihyaul Ulum Kedungpring mendatangi lokasi untuk melakukan pembelajaran luar kelas (outdoor learning).

Kehadiran bunga bangkai di lingkungan pemukiman ini dinilai sebagai momentum emas bagi dunia pendidikan dasar. Guru pendamping MI Ihyaul Ulum Kedungpring mengungkapkan bahwa pembelajaran langsung di alam jauh lebih efektif untuk mengenalkan siswa pada keanekaragaman hayati ketimbang hanya membaca teori di dalam buku teks.

Advertisement

TANDA MUSIM: Tanaman bunga bangkai dari tanaman Suweg tumbuh di pekarangan rumah warga Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/11). Kemunculan bunga tersebut sering dikaitkan dengan pertanda pergantian musim dari kemarau ke hujan. (Fendy/JPRM)
TANDA MUSIM: Tanaman bunga bangkai dari tanaman Suweg tumbuh di pekarangan rumah warga Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/11). Kemunculan bunga tersebut sering dikaitkan dengan pertanda pergantian musim dari kemarau ke hujan. (Fendy/JPRM)

”Anak-anak sangat antusias. Biasanya mereka hanya melihat gambar bunga bangkai di buku pelajaran atau internet. Sekarang, mereka bisa melihat langsung bentuk fisik, warna, hingga mencium aroma khasnya secara langsung di alam,” ujar Bu Faiq, guru pendamping MI Ihyaul Ulum Kedungpring di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tampak antusias mengamati struktur tanaman suweg tersebut, mulai dari bagian umbi, batang, hingga kelopak bunganya yang lebar. Para guru juga memberikan penjelasan mendalam mengenai siklus hidup tanaman tersebut, perbedaan antara bunga bangkai dan Rafflesia Arnoldii, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar. (fen)

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Kawal Pemulihan Psikologis Korban Keracunan MBG, Dispendik Mojokerto Siapkan Trauma Healing

Kawal Pemulihan Psikologis Korban Keracunan MBG, Dispendik Mojokerto Siapkan Trauma Healing

DINAS Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto memastikan akan mengawal pemulihan psikologis siswa maupun guru SMPN 1 Mojoanyar yang mengalami dugaan gejala keracunan usai menyantap MBG sate ayam. Pendampingan hingga t

Diduga Keracunan MBG Sate Ayam, Belasan Siswa SMPN 1 Mojoanyar Dilarikan ke IGD

Diduga Keracunan MBG Sate Ayam, Belasan Siswa SMPN 1 Mojoanyar Dilarikan ke IGD

Belasan siswa SMPN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dilaporkan mengalami mual, muntah, dan diare usai menyantap menu sate ayam. Rabu (7/10) mereka harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Gayaman, Kecam

Aisyah Azkadina Aqilah Al Khusaini: Lukisan Tembus Mancanegara, Buku ''Keritingku'' Raih Penghargaan

Aisyah Azkadina Aqilah Al Khusaini: Lukisan Tembus Mancanegara, Buku ''Keritingku'' Raih Penghargaan

JIKA biasanya lukisannya dipamerkan di berbagai kota hingga mancanegara, kini goresan imajinasi Aisyah Azkadina Aqilah Al Khusaini atau yang akrab disapa Ai tertuang dalam sebuah buku.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer